Round-Up

6 Fakta Kantor LRT Dilalap Api di Jakarta Utara

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 03 Agu 2021 22:05 WIB
Ilustrasi kebakaran
Ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Terjadi kebakaran di kantor Stasiun LRT Pintu Dua, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Selasa (3/8/2021) pagi. Sebelum terjadi kebakaran, sempat terdengar bunyi ledakan.

Diduga, kebakaran tersebut terjadi akibat adanya pengisian nitrogen pada AC yang berada di lantai 4 kantor MCC Depo LRT Jakarta. Berikut ini fakta-fakta terkait kebakaran di kantor LRT itu.

1. Kebakaran Terjadi di Lantai 4 Kantor LRT

Kebakaran disebut menghanguskan lantai 4 kantor tersebut. Peristiwa kebakaran itu diinformasikan Damkar DKI Jakarta, Selasa (3/8/2021). Damkar DKI mengungkapkan kebakaran dilaporkan terjadi pada pukul 09.14 WIB.

"Kebakaran yang menghanguskan lantai 4 kantor LRT dilaporkan terjadi pada pukul 09.14 WIB," tulis Damkar melalui akun Twitter-nya sekitar pukul 11.30 WIB.


2. Sempat Terdengar Suara Ledakan

Sebelum kebakaran terjadi, sempat terdengar suara ledakan di lokasi kebakaran.

Peristiwa kebakaran itu dilaporkan sekitar pukul 09.00 WIB, Selasa (3/8/2021). Kapolsek Kelapa Gading AKP Rio Mikael Tobing mengatakan mulanya pihaknya mendapatkan laporan terdengar bunyi ledakan yang diikuti dengan keluarnya asap dari kantor LRT.

"Tadi kita mendapatkan laporan sekitar pukul 09.00 WIB bahwa ada bunyi ledakan yang berakhir dengan adanya keluar asap dari gedung MCC lantai 4 Depot LRT Jakarta Pegangsaan Dua, Kelapa Gading," ungkap Rio kepada wartawan, Selasa (3/8/2021).


3. Tim Gegana Diterjunkan

Lantaran terdengar suara ledakan, pihak kepolisian pun langsung melakukan koordinasi dengan Tim Gegana. Selanjutnya, dilakukan penyisiran dan pengamanan di sekitar lokasi kebakaran.

"Karena ini kita mendapatkan informasi dari saksi bahwa awalnya ada ledakan. Jadi, kami sesuai dengan SOP, harus koordinasi dengan Gegana untuk melakukan penyisiran terlebih dahulu apakah ditemukan benda-benda mencurigakan lainnya," kata Rio.

Setelah dilakukan penyisiran, pihak Gegana dan kepolisian tidak menemukan adanya benda mencurigakan di sekitar lokasi kebakaran.

"Namun, tadi setelah dilakukan penyisiran oleh Gegana, hasilnya tidak ada benda-benda mencurigakan lainnya ditemukan di TKP," ucap Rio.

Baca selengkapnya di halaman berikutnya.


4. Diduga Akibat Pengisian Nitrogen pada AC

Penyebab kebakaran diduga berasal dari sebuah AC yang berada di lantai 4. Api diduga muncul akibat adanya pengisian nitrogen pada AC tersebut.

"Untuk sementara, hasil dari penyidikan sementara yang kita dapat simpulkan bersama dengan tim pemadam kebakaran, sumber ledakan itu berasal dari pengisian nitrogen AC di lantai paling atas di rooftop yang kemudian akhirnya menyebar ke lantai 4 di ruang administrasi dari Depot LRT ini," ujar Rio

"Jadi dari satu lantai itu timbul ledakan, pecah, terus keluar asap. Satu ruangan itu di lantai 4," sambungnya.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih menyelidiki indikasi adanya indikasi kelalaian yang menyebabkan gedung tersebut terbakar. Kebakaran saat ini sudah bisa dipadamkan.

"Ini kita masih selidiki dulu, karena kan masih olah TKP, kita lihat apakah ada kelalaian atau tidak nanti kita selidiki," ujar Rio.

Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan PT LRT Jakarta, Ira Yuanita, menuturkan lantai 4 gedung tersebut terdiri atas beberapa ruangan. Ada ruangan untuk meeting, ruang bekerja, ruang SDM, serta ruang Strategi, Bisnis, dan Pengadaan (SBP).

"Lantai 4 itu ada beberapa ruangan, ada ruang meeting, ruang bekerja seperti selayaknya kantor, ada ruang SDM, ada ruang SBP (Strategi, Bisnis, dan Pengadaan), memang ruang bekerja," kata Ira.

Total kerugian hingga saat ini belum diketahui. Selain itu, diketahui ada 4-10 karyawan di lantai 4 saat kebakaran tersebut terjadi.

"Kami belum bisa menghitung, karena kami bahkan belum bisa melihat apa saja kerusakan yang terjadi di lantai 4. Masih terlalu dini untuk menghitung total kerugian," kata Ira.

"Lantai 4 sendiri ada 4-10 orang, ya," lanjutnya.


5. Kebakaran Padam

Berdasarkan keterangan tertulis PT LRT Jakarta, seluruh fungsi gedung yang berkaitan dengan keselamatan salah-satunya adalah water sprinkler berfungsi normal sehingga sebelum petugas pemadam kebakaran sampai di lokasi, api sudah berhasil dipadamkan, dan sudah tervalidasi oleh sistem.


6. Perjalanan LRT Sempat Terhenti Saat Kantornya Terbakar, Kini Telah Normal

Perjalanan kereta LRT sempat berhenti selama 20 menit, tapi saat ini pihak LRT menyebut operasional kereta telah kembali normal.

"Kejadian ini sempat mempengaruhi perjalanan kereta yang terhenti di posisi masing-masing selama 23 menit pada pukul 09.10 WIB hingga 09.33 WIB," ujar Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan PT LRT Jakarta Ira Yuanita dalam keterangan tertulis, Selasa (3/8/2021).

Ira mengatakan, saat terjadi kebakaran, pihaknya pun langsung melakukan langkah pemindahan untuk kegiatan operasional. Jadi, tak lama berselang, kereta LRT sudah dapat berjalan dengan normal.

"Karena kami juga untuk antisipasi melakukan pemindahan aktivitas posisi dari gedung MCC ke ada lokasi lain di luar gedung. Saat ini operasional kereta sudah berlangsung normal dan dapat melayani masyarakat kembali," kata Ira.

PT LRT Jakarta tengah melakukan proses investigasi untuk menyelidiki
sumber suara keras tersebut, dan memastikan pemulihan kondisi maupun keselamatan serta keamanan seluruh karyawan, aset sarana dan prasarana pendukung operasional.

(yld/yld)