IDI Duga Mahasiswi Sempat Lumpuh Usai Divaksin COVID Gegara Takut Berlebihan

Agus Setyadi - detikNews
Selasa, 03 Agu 2021 19:29 WIB
Scientists are done research on vaccine in laboratory with test tubes on Covid19 Coronavirus type for discover vaccine.
Ilustrasi vaksinasi (Foto: Getty Images/iStockphoto/chayakorn lotongkum)

AM mengatakan keponakannya menjalani vaksinasi untuk keperluan administrasi di kampus. AW disebut telah menjelaskan ke petugas medis di Puskesmas bila dia mengalami riwayat penyakit lambung akut.

Pihak Puskesmas disebut meminta AW untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis di rumah sakit. Menurut AM, pihak kampus juga membolehkan AW tidak divaksin tapi harus menyertakan surat keterangan dari dokter.

AW kemudian mendatangi dokter spesialis di sebuah rumah sakit swasta di Aceh Barat. Sang dokter disebut tetap meminta AW menjalani vaksinasi Corona.

"Dokter itu bilang dia harus divaksin tidak boleh ditunda, lalu AW minta untuk diperiksa dan dokter itu tidak mau memeriksa," jelas AM.

AM menjelaskan, AW akhirnya terpaksa menjalani vaksinasi pada Selasa (27/7) karena batas pengisian KRS tinggal sehari lagi. Usai disuntik, AW disebut mulai mengalami gejala pada sore hari.

"Malamnya mual-mual, lalu kejang-kejang, kulitnya membiru, tangan dan kakinya semua kaku dan pingsan sebanyak empat kali lalu dibawa ke rumah sakit," jelas AM.


(agse/haf)