Pengendara Moge yang Tabrak Pemotor di Bintaro Jadi Tersangka

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Selasa, 03 Agu 2021 19:12 WIB
Close-up of a hand holding a mobile phone. Pieces of glass on the street
Foto: iStock
Tangerang Selatan -

Polisi menetapkan pengendara moge (AS), yang menabrak pemotor wanita (H) di Bintaro, Tangerang Selatan (Tangsel), sebagai tersangka. Kasus tersebut kini telah naik ke penyidikan.

"Kasus tersebut telah naik ke proses penyidikan, tersangka yang ada dalam kecelakaan ini adalah di pihak pengendara sepeda motor besar tersebut. Saudara AS sendiri sebagai pengendara moge sudah kami tetapkan sebagai tersangka," kata Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Dicky Sutarman kepada wartawan, Selasa (3/8/2021).

Dicky mengatakan penetapan AS berdasarkan sejumlah alat bukti yang telah dikumpulkan penyidik. Alat bukti tersebut adalah rekaman kamera CCTV dan hasil visum H.

"Dari bukti yang sudah kami kumpulkan lengkap yaitu dua buah CCTV, yang pertama adalah di depan hotel Santika, kedua kami juga sudah mendapatkan CCTV dari pihak pengelola di sekitar TKP di atas flyover permata. Kemudian hasil visum juga sudah keluar dari korban," ujarnya.

Dicky menjelaskan AS saat itu berpindah lajur ke arah korban hingga akhirnya terjadi insiden tabrakan. AS juga dinilai lalai dalam berkendara karena tidak memperhatikan pengendara lain di sekitarnya.

"Dari hasil penyelidikan, kami melihat pengendara moge tersebut melaju, kemudian berpindah jalur mengambil lajurnya si pengendara Honda Beat tersebut. Kedua, pengendara moge lalai tidak memperhatikan sekeliling ketika melakukan perpindahan lajur," jelasnya.

Dicky menyampaikan kondisi tersangka hanya mengalami luka ringan dan memar di bagian wajah. Meski AS berstatus tersangka, polisi tidak melakukan penahanan karena AS masih berstatus anak di bawah umur.

"Karena statusnya masih anak, bahwa anak yang berhadapan dengan hukum itu punya hak untuk tidak ditahan. Untuk secara psikologis si pengendara tidak ada kendala, hanya luka ringan dan memar di bagian wajah," ucapnya.

Lebih lanjut Dicky mengimbau pengendara, khususnya pengendara moge, agar tidak melaju dengan kecepatan tinggi. Sebab, menurutnya, melaju dengan kecepatan tinggi dapat mengurangi konsentrasi terhadap situasi di sekitar.

"Apabila kita melaju dengan kecepatan tinggi atau terlalu cepat akan mengurangi konsentrasi kita terhadap sekeliling. Mungkin kita bisa berkonsentrasi melihat ke depan tapi belum tentu kita bisa konsentrasi dengan kiri kanan maupun belakang kita. Ke depannya tolong lebih berhati-hati jangan melebihi kecepatan jangan melaju dengan kecepatan terlalu tinggi, perhatikan sekeliling, perhatikan keselamatan jiwa raga diri sendiri maupun orang lain," imbuhnya.

AS disangkakan Pasal 310 ayat 4 tentang kelalaian berkendara yang menyebabkan hilangnya nyawa pengendara lain.

Diberitakan sebelumnya, polisi telah mengamankan pengendara motor gede (moge) Kawasaki ER6N tak lama setelah insiden terjadi. Pengendara moge tersebut diketahui seorang remaja berusia 17 tahun yang sedang melakukan Sunday morning ride (Sunmori).

Peristiwa itu terjadi pada Minggu (1/8) pagi di depan Hotel Santika, Bintaro, Tangerang Selatan. Kanit Laka Lantas Polres Tangsel Iptu Nanda Setya Pratama menyebut pengendara wanita tersebut diduga mengurangi kecepatan saat hendak berbelok ke arah kiri jalan. Pengendara wanita itu kemudian ditabrak pengendara moge hingga akhirnya tewas di tempat.

Simak video 'Rekaman CCTV Pengendara Moge Tabrak Pemotor Wanita di Bintaro':

[Gambas:Video 20detik]



(isa/isa)