Terungkap! Sopir Ambulans Viral Dihadang Sedan Bohong soal Jemput Pasien

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Selasa, 03 Agu 2021 18:11 WIB
Ambulans yang viral dihalang-halangi sedan di Tangerang Selatan (dok.istimewa). Foto dikirim narasumber Bagus, kernet ambulans.
Ambulans yang viral dihalang-halangi sedan di Tangerang Selatan (Foto: dok. Istimewa)
Tangerang Selatan -

Polisi menyampaikan sopir ambulans yang mengaku dihalangi oleh mobil sedan di Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), berbohong. Ambulans ternyata tidak sedang menjemput pasien kritis.

"Sementara kami menduga adanya penyebaran berita bohong dari pihak ambulans berdasarkan hasil klarifikasi dan dari sopir maupun dari driver ambulans tersebut sudah mengakui bahwa mereka membuat berita bohong," kata Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Dicky Sutarman kepada wartawan, Selasa (3/8/2021).

Dicky menjelaskan ambulans tidak sedang melaksanakan tugas sehingga tidak masuk dalam kategori prioritas saat peristiwa viral itu terjadi. Polisi mendapatkan fakta dari pihak RT/RW setempat soal tidak ada pasien seperti yang disampaikan sopir ambulans.

"Dalam proses penyelidikan, kami mendapatkan fakta bahwa ambulans tersebut pada hari Rabu malam tanggal 28 itu tidak sedang menjemput pasien yang sedang kritis," ujarnya

"Kami mengambil kesimpulan bahwa ambulans ini tidak sedang dalam melaksanakan tugasnya. Oleh karena itu, ambulans ini tidak termasuk ke dalam kategori kendaraan yang diprioritaskan," sambungnya.

Dicky mengatakan polisi tidak akan menindak pengendara mobil sedan karena tidak ada aturan yang dilanggar. Mobil ambulans saat itu hendak menuju karoseri yang berada di daerah Parung, Bogor.

"Kami mengambil kesimpulan bahwa kendaraan sedan ini tidak melanggar Pasal 287 ayat 4. Karena itu, kami tidak melakukan penindakan kepada kendaraan sedan tersebut. Pihak ambulans saat itu sedang akan pergi ke karoseri yang ada di daerah Parung. Ambulans tersebut pergi ke karoseri untuk mengambil soft file," tuturnya.

Dicky membeberkan mobil sedan sempat berusaha mengubah posisi ke lajur kiri. Namun saat mobil sedan hendak bergeser, masih ada kendaraan lain sehingga harus menunggu kendaraan lain tersebut lewat.

"Kendaraan tremor tersebut pada saat adanya bunyi rotator dan sirene sudah akan berusaha meminggir, mengambil laju kiri. Namun pada saat, hanya beberapa saat saja, pihak kendaraan sedan tersebut karena masih ada kendaraan lain di lajur kiri, maka tidak mengambil ke lajur kiri. Baru sesaat kemudian kendaraan tersebut mengambil ke lajur kiri," ucapnya.

Lebih lanjut Dicky mengatakan polisi akan memberikan teguran kepada sopir ambulans. Sementara itu, untuk informasi bohong yang sudah disampaikan sopir ambulans tidak akan diperpanjang.

"Tapi kami di sini tidak melanjutkan karena kami saat ini akan memberikan teguran kepada pihak ambulans bahwasanya di tengah situasi pandemi COVID-19 ini kita sama-sama sedang bahu-membahu untuk menghadapi penanggulangan COVID-19 ini. Kami mengharapkan berbagai pihak tidak membuat kegaduhan selama masa pandemi COVID-19. Tidak ada (penahanan)," ujarnya.

Simak juga 'Cerita Para Pengawal Ambulans, Berkuda Besi di Masa Pandemi':

[Gambas:Video 20detik]