Polisi Cari Tahu Kondisi Pasien di Ambulans Viral Dihadang Sedan di Tangsel

Yogi Ernes - detikNews
Sabtu, 31 Jul 2021 16:36 WIB
Ilustrasi ambulans.
Ilustrasi ambulans (Foto: Istock)
Jakarta -

Kasus dugaan penghadangan ambulans oleh pengemudi sedan di Tangerang Selatan berbuntut panjang. Polisi tengah mencari tahu soal kondisi pasien yang dibawa dalam ambulans itu.

Kanit Laka Lantas Polres Tangsel Iptu Nanda Setya Pratama mengatakan pihaknya belum bisa memastikan soal apakah benar ambulans itu membawa pasien kritis atau tidak. Dia mengatakan sopir ambulans akan dimintai keterangan pekan depan.

"Kalau keterangan (jemput pasien kritis) pastinya kan kita belum bisa pastikan ya. Karena sopir ambulans belum datang ke Polres. Kita baru ngirim surat panggilan ke mereka," kata Nanda saat dihubungi detikcom, Sabtu (31/7/2021).

Peristiwa penghadangan itu terjadi pada Rabu (28/7) sekitar pukul 19.25 WIB di Jalan Raya Parung, Pamulang, Tangerang Selatan. Saat itu ambulans tengah melaju menuju rumah pasien di daerah Kemang Residence.

Laju ambulans diduga dihadang oleh pengemudi sedan. Sopir ambulans menyebut kendaraannya terhadang selama 5 menit.

Nanda mengatakan pihaknya sedang mendalami dugaan pelanggaran yang dilakukan pengemudi sedan. Pihaknya bakal memeriksa sopir ambulans dan pemilik sedan pada Selasa (2/8/2021).

"Untuk pemanggilan nanti kedua belah pihak datangnya hari Selasa (2/8) pekan depan," ujar Nanda.

Sebelumnya, kernet ambulans, Bagus (20), menceritakan peristiwa itu terjadi pada Kamis (29/7) malam. Saat itu, dia bersama sopir ambulans bernama Elzan hendak menjemput pasien di Sawangan, Depok, Jawa Barat.

"Pertama saya ditelepon dari pihak keluarga suruh menjemput pasien dengan status kritis. Dari Ciledug, menuju Perumahan Kemang Raya Residence, Sawangan, Depok," ujar Bagus saat dimintai konfirmasi, Jumat (30/7).

Namun, saat melintas di Jl Raya Jakarta-Bogor, sebuah sedan diduga melakukan penghadangan ambulans. Sedan tersebut sempat mengerem mendadak di depan ambulans.

"Saya itu berjalan dengan kecepatan tinggi dan dihalangi oleh satu mobil di mana mobil itu sepertinya ngeledek. Jadi saya ngebut dia ikut ngebut, saya belok ke kanan dia ikut ke kanan dan dia sempat ngerem mendadak," ucap Bagus.

"Untungnya sopir saya sempat mengambil ancang-ancang, jadi tidak menabrak mobil yang menghalangi," ujarnya.

Lihat juga Video: Kesedihan Sopir Ambulans Tak Bisa Selamatkan Pasien COVID-19

[Gambas:Video 20detik]



(ygs/haf)