Anies Banggakan Vaksin Pertama DKI 7,5 Juta, Jangan Lupakan Dosis Kedua

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Selasa, 03 Agu 2021 17:14 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Dok. Pemprov DKI)
Jakarta -

Gubernur Anies Baswedan bangga program vaksinasi di Jakarta saat ini sudah menembus 7,5 juta untuk dosis pertama. Epidemiolog Universitas Griffith Australia Dicky Budiman mengingatkan capaian ini jangan dikaitkan dengan kekebalan kelompok (herd immunity). Apalagi dosis kedua masih 2,7 juta.

"Sekali lagi, jangan semua dikaitkan dengan herd immunity. Herd immunity itu panjang banget 3-5 tahun lebih. Bahkan bisa 10 tahun. Jadi kalau untuk vaksin jangan soal herd immunity tapi untuk sifatnya untuk proteksi jangka menengah," kata Dicky Budiman kepada wartawan, Selasa (3/8/2021).

Dia mendorong Pemprov DKI untuk mengejar capaian vaksin dosis kedua yang masih 2,7 juta. Sebab, capaian ini dibutuhkan untuk mencapai ambang batas herd immunity, bukan herd immunity itu sendiri.

"Kalau sekarang vaksin masih 2,7 dosis ya dikejar untuk mencapai ambang batas herd immunity (bukan herd immunity-nya)," ungkapnya.

Dia mengingatkan saat ini ada berbagai macam varian Corona yang masih mengganas. Vaksinasi baru berdampak ketika sudah disuntik dua dosis vaksin Corona. Selain itu, vaksin Sinovac belum cukup kuat menangkal varian Corona ini.

"Karena ini bicara varian Delta, Kappa, dan varian Delta Plus, yang berdampak itu kalau sudah penuh, sudah dua kali suntikan. Itu baru berdampak," tuturnya.

"Tapi harus tahu Sinovac pun tidak kuat sehingga harus terus ditunjang dengan 3T dan 5M," lanjutnya.

Simak video 'Anies Tuntaskan Target Jokowi, Vaksinasi 7,5 Juta Warga DKI':

[Gambas:Video 20detik]