Duka Sopir Angkot di Terminal Kampung Melayu Selama PPKM

Annisa Rizky Fadhila - detikNews
Senin, 02 Agu 2021 15:01 WIB
Terminal Kampung Melayu sepi penumpang (Annisa/detikcom)
Terminal Kampung Melayu sepi penumpang. (Annisa/detikcom)
Jakarta -

Sopir angkot di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, mengaku menghadapi masa sulit selama pemberlakuan PPKM sebagai pencegahan penularan Corona. Sejumlah sopir angkot mengeluhkan sepi penumpang.

Hal itu diceritakan oleh Saragih (61) yang selama PPKM level 4 dia mulai 'narik' dari pukul 05.00 WIB-12.30 WIB. Saragih biasa membawa angkot dengan rute Kampung Melayu-Pulogadung.

"Ya PPKM ini sangat berdampak banyak ya. Apalagi penumpang kita turun, kita juga kerja dibatasi. Udah kacau banget sekarang," ujarnya di lokasi, Senin (2/8/2021).

Selama PPKM level 4, banyak duka yang dia dapatkan. Dia mengatakan biasanya para sopir bisa bekerja sampai pukul 22.00 WIB. Namun ketika mobilitas warga dibatasi, operasional angkot hanya sampai pukul 19.00 WIB.

"Memang banyak dukanya ya. Karena kan sekarang lebih nggak jelas. Pemasukan berkurang, narik juga jamnya nggak lama kayak dulu," katanya.

"Dulu sebelum Corona, sampai malam juga penumpang masih ramai. Aktivitas orang kan nggak dibatasi kayak sekarang. Kalau sekarang, pulang kantor jam berapa coba? Nggak tahu itu ada lembur apa nggak," imbuhnya.

Meski demikian, Saragih pasrah di tengah masa pandemi ini. Dia bersyukur masih bisa bekerja di masa sulit.

"Tapi ya kita nikmati aja. Mau kayak gimana lagi gitu kan? Yang penting kita masih kerja, masih bisa narik dan bisa dapat uang aja. Apalagi saya di sini ngontrak, jadi butuh uang kan buat makan, buat bayar kontrakan juga," tuturnya.

Hal senada disampaikan Abdul Kodim (47). Pria yang sudah menarik angkot sejak 1999 ini menyebut selama PPKM level 4 ret angkot cenderung dikurangi.

"Ya karena retnya dikurangin, jadi jam narik dan pendapatan juga berkurang. Kalau waktu normal kita narik sampai jam 22.00 WIB, sekarang cuma sampai jam 19.00 WIB," kata Abdul.

Adapun rute angkot yang dikendarai Abdul ialah Kampung Melayu-Pondok Kelapa. Minggu ini dia mendapat jadwal shift pagi, yakni pukul 05.00-12.30 WIB.

Dia bercerita sopir angkot bekerja berdasarkan shift yang dibagi. Shift pagi yakni pukul 05.00-12.30 WIB, shift siang 12.30-19.30 WIB, dan shift malam dari pukul 20.00-05.00 WIB. Namun, selama PPKM level 4 ini, angkot hanya beroperasi hingga pukul 22.00 WIB.

Dia berharap pandemi COVID-19 segera berakhir. Dia ingin pendapatannya kembali seperti dahulu sebelum Corona.

"Ya harapannya semoga Corona cepat berlalu ya. Biar normal lagi nariknya," jelas Abdul.

(idn/idn)