ABG Perempuan di Padangsidimpuan Diduga Dianiaya Gegara Rebut Pacar Teman

Ahmad Arfah Fansuri Lubis - detikNews
Senin, 02 Agu 2021 12:11 WIB
Ilustrasi pengeroyokan, ilustrasi penganiayaan, audrey
Foto: Ilustrasi penganiayaan (Fuad Hashim-detikcom)
Padangsidimpuan -

Polisi mengungkap motif penganiayaan yang remaja perempuan di pinggir jalan di Padangsidimpuan, Sumatera Utara (Sumut). Polisi mengatakan penganiayaan diduga terjadi karena rebutan pacar.

"Korban diduga merebut pacar pelaku," kata Kasatreskrim Polres Padangsidimpuan, AKP Bambang Priyatno, Senin (2/8/2021).

Bambang mengatakan korban adalah NG (15) dan terduga pelaku NAS (15). Terduga pelaku awalnya menjegal kaki korban hingga jatuh lalu melakukan penganiayaan.

"Dengan cara memiting leher korban kemudian menjegal kaki korban sehingga korban terjatuh ke tanah. Kemudian pelaku menginjak pada bagian perut, tangan dan pundak korban dengan menggunakan kedua kaki pelaku sehingga korban mengalami luka lecet pada bagian siku tangan , lebam pada bagian tangan dan mengalami kesakitan pada bagian perut dan pundak," ucap Bambang.

Polisi menyebut bakal melakukan mediasi untuk menyelesaikan persoalan ini. Hal ini dilakukan karena terduga pelaku dan korban masih di bawah umur.

"Korban dan pelaku anak-anak. Masih di bawah umur, akan kita lakukan mediasi/diversi dengan mengikutsertakan peran Peksos dan PPA Pemko Padangsidimpuan. Sesuai dengan aturan dalam UU No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dan sistem peradilan anak UU No 11 Tahun 2012," jelasnya.

Sebelumnya, video yang menunjukkan seorang remaja perempuan tergeletak, dipukul dan dimaki remaja perempuan lain viral. Polisi turun tangan mengusut kasus ini.

Dilihat detikcom, Jumat (30/7), dalam video berdurasi 14 detik itu terlihat seorang remaja wanita yang tergeletak di atas tanah. Dia terlihat memegangi kepalanya.

Di antara wanita itu, terlihat sekelompok remaja lainnya. Salah satu dari remaja perempuan itu terlihat memukul dan mengeluarkan kata-kata makian kepada perempuan yang tergeletak di tanah.

Terlihat seorang remaja pria yang mencoba melerai keributan itu. Pria dalam video viral itu terdengar meminta wanita yang mengeluarkan kata-kata kasar untuk menghentikan aksinya.

"Madung mai (sudah lah itu)," kata pria dalam video itu.

Peristiwa itu disebut terjadi di Padangsidimpuan, Sumatera Utara. Kapolres Padangsidimpuan AKBP Juliani Prihatini mengatakan korban dan orang tua korban sudah melaporkan peristiwa itu.

"Sudah, hari ini membuat laporan didampingi orang tuanya," kata Juliani saat dimintai konfirmasi, Jumat (30/7).

(haf/haf)