Saya Reseller Merchant Online, Apakah Bisa Dipidanakan Pasal Pembajakan?

Tim detikcom - detikNews
Senin, 02 Agu 2021 08:43 WIB
Ilustrasi BELANJA online
Ilustrasi belanja online (Foto: shutterstock).

Pelanggaran hukum dalam Pasal 118 ayat 2 Undang-Undang Nomor 28/2014 tentang Hak Cipta adalah suatu pelanggaran hukum yang menyebarluaskan fiksasi, seperti perekaman suara yang dapat didengar, perekaman gambar atau keduanya, yang dapat dilihat, didengar, digandakan, atau dikomunikasikan melalui perangkat apapun, tanpa izin dari lembaga penyiaran.

Dalam kejadian ini menurut saya adalah adalah salah satu platform di Indonesia yang Saudara maksudkan.

Dari uraian di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa apabila memang Saudara sebagai reseller dapat dibuktikan pelapor dalam hal ini yang saudara maksudkan salah satu platform telah menyebarluaskan dalam bentuk berjualan online untuk kepentingan komersil atau mendapatkan keuntungan tanpa izin dari pencipta atau pemegang hak cipta, maka bukti tersebut dapat dijadikan sebagai dasar laporan kepada polisi bahwa telah terjadi suatu tindakan pembajakan. Karena definisi dari pembajakan menurut Undang-Undang No 28/2014 tentang Hak Cipta adalah:

Penggandaan Ciptaan dan/atau produk Hak Terkait secara tidak sah dan pendistribusian barang hasil penggandaan dimaksud secara luas untuk memperoleh keuntungan ekonomi.

Tentunya terpenuhi atau tidak terpenuhi tindak pidana pembajakan berdasarkan Pasal 118 ayat 2 Undang-Undang Nomor 28/2014 adalah dari bukti bukti pelapor sebagai dasar laporan di polisi dan proses penyidikan/penyelidikan, akan dibuktikan di depan pengadilan.

Demikian jawaban dari kami, semoga dapat membantu permasalahan yang saudara alami.

Jekrinius H Sirait S.H.,M.kn
Jekrinius & Co
Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Transformasi Bangsa
Kencana Tower- Bussines Park kebon Jeruk
Jl Meruya Ilir, Meruya Utara
Kembangan, Jakarta Barat

Tentang detik's Advocate:

detik's Advocate adalah rubrik baru di detikcom berupa tanya-jawab dan konsultasi hukum dari pembaca detikcom. Semua pertanyaan akan dijawab dan dikupas tuntas oleh para pakar di bidangnya dan akan ditayangkan di detikcom, baik dalam bentuk artikel ataupun visual.

Pembaca boleh bertanya semua hal tentang hukum, baik masalah pidana, perdata, keluarga, hubungan dengan kekasih, UU Informasi dan Teknologi Elektronik (ITE), hukum merekam hubungan badan (UU Pornografi), hukum waris, perlindungan konsumen dan lain-lain.

Identitas penanya bisa ditulis terang atau disamarkan, disesuaikan dengan keinginan pembaca. Seluruh identitas penanya kami jamin akan dirahasiakan.

Pertanyaan dan masalah hukum/pertanyaan seputar hukum di atas, bisa dikirim ke kami ya di email:
redaksi@detik.com dan di-cc ke-email: andi.saputra@detik.com

Semua jawaban di rubrik ini bersifat informatif belaka dan bukan bagian dari legal opinion yang bisa dijadikan alat bukti di pengadilan serta tidak bisa digugat.

Salam
Tim Pengasuh detik's Advocate


(asp/gbr)