Wapres Ma'ruf saat Zikir Kebangsaan: Mari Berdoa Agar Mampu Hadapi Pandemi

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Minggu, 01 Agu 2021 20:42 WIB
Wakil Presiden Maruf Amin
Foto: Wapres Ma'ruf Amin (dok. Setwapres)
Jakarta -

Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengajak rakyat Indonesia untuk berdoa kepada Allah agar diberikan berkah dan rahmat sehingga mampu menghadapi pandemi Corona. Ma'ruf juga mengajak semua pihak bersatu dalam melawan COVID-19.

"Marilah kita terus berdoa agar kita memperoleh berkah, rahmat dan inayahnya sehingga kita mampu menghadapi semua hal yang menjadi tantangan khususnya dalam menghadapi pandemi COVID-19," kata Ma'ruf dalam zikir dan doa kebangsaan 76 tahun Indonesia Merdeka yang disiarkan di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (1/8/2021).

Ma'ruf menyebut para pendiri bangsa dalam pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 telah menyatakan bahwa kemerdekaan Indonesia tidak hanya didorong oleh keinginan luhur bangsa, akan tetapi juga berkat rahmat Allah.

"Para pendiri bangsa dalam pembukaan UUD 1945 telah menyatakan bahwa kemerdekaan RI tidak hanya didorong oleh keinginan luhur bangsa Indonesia yang merupakan hasil perjuangan bangsa Indonesia, tetapi juga kemerdekaan ini adalah berkat rahmat Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa," tutur Ma'ruf.

Selain itu, Ma'ruf menyebut bahwa Nabi Muhammad SAW juga mengatakan rahmat Allah selalu diharapkan oleh semua umat Islam. Rahmat Allah, kata Ma'ruf, memberikan dampak yang luas.

"Dengan menempatkan ungkapan berkat rahmat Allah di depan, menunjukkan betapa pentingnya peran rahmat Allah dan itu sejalan dengan apa yang diucapkan oleh Rasulullah dalam doanya, ya Allah rahmat-Mu lebih kami harapkan dari amal-amal kami, dari kerja-kerja kami. Betapapun kecil upaya amal kita, kerja kita bila mana memperoleh sentuhan rahmat Allah dia akan berdampak besar dan mempunyai impact yang luas," jelasnya.

Lebih lanjut, Maruf mengatakan bahwa rahmat Allah juga telah membangkitkan semangat perjuangan bangsa dalam merebut kemerdekaan. Munculnya semangat perjuangan itu, jelas Ma'ruf, juga menimbulkan kebangkitan nasional.

"Sesungguhnya rahmat Allah yang diberikan kepada bangsa kita Indonesia pada saat kita memperjuangkan republik ini bukan hanya berupa inayah robbaniyah, pertolongan Allah hingga kita memenangkan hingga kita memenangkan perjuangan, tetapi munculnya keberanian, munculnya semangat perjuangan bahkan juga munculnya kebangkitan nasional itu juga merupakan rahmat Allah, semuanya merupakan gerakan dari Allah karena sebelumnya bangsa Indonesia sekian lama berada di bawah penjajahan," ucapnya.

[Gambas:Video 20detik]