Ikut Kampanye E-Commerce, Pesanan Daster Batik Solo Naik 4x Lipat

Erika Dyah - detikNews
Sabtu, 31 Jul 2021 13:42 WIB
Daster Batik Ony
Foto: Shopee
Jakarta -

Strategi penjualan online melalui e-commerce telah dirasakan manfaatnya bagi para pelaku bisnis, terutama UMKM. Salah satunya Daster Batik Ony, penjual asal Surakarta yang justru kebanjiran pesanan saat pandemi berkat jualan online.

Pemilik Daster Batik Ony, Tiffany mengungkap pandemi yang telah berjalan lebih dari satu tahun ini tidak menurunkan penjualan yang dihasilkan Daster Ony di Shopee. Bahkan, omzet yang ia dapatkan justru meningkat semenjak masuknya virus COVID-19 pertama kali pada Maret tahun lalu.

Ia mengaku bersyukur karena dirinya sudah berjualan daster di Shopee sejak 2018 dan mengembangkan toko online yang dimilikinya di platform tersebut. Sebab, selama pandemi Tifany tidak bisa menjual produk secara offline dan lebih mengoptimalkan penjualan online, terutama di masa PPKM yang membuat tokonya tutup selama 1 bulan.

Bisnis keluarga yang telah dimulai sejak tahun 2014 di Pasar Klewer, Solo ini pun merasakan banyak sekali perubahan setelah menjual produk daster batik di Shopee.

Tiffany mengatakan penjualan daster batiknya di Shopee naik sebanyak dua kali lipat dibandingkan dengan penjualan secara offline. Hal ini menurutnya didukung melalui berbagai program dari Shopee seperti flash sale dan gratis ongkir.

Ia mengungkap dalam sehari Daster Batik Ony bisa mengirimkan lebih dari 50 paket. Ia juga mengungkap salah satu momen tak terlupakan bersama para karyawan ketika berpartisipasi dalam kampanye Shopee. Tiffany mengatakan pada salah satu kampanye besar Shopee, karyawan Daster Ony rela menghabiskan waktu hingga larut malam karena penjualan Daster Ony berhasil melejit hingga 4 kali lipat.

Menurut Tiffany, Shopee memberikan harapan baru bagi bisnis Daster Batik Ony. Sebab, sememnjak berjualan di Shopee, ia berhasil menciptakan lapangan pekerjaan dalam pemrosesan Daster Batik Ony. Ia pun telah memiliki tim produksi yang terdiri dari penjahit, desainer motif dan model, hingga tim penjualan yang jumlahnya sudah bertambah dua kali lipat sejak bergabung bersama Shopee.

Kini, bisnis Daster Batik Ony juga semakin berkembang berkat Program Ekspor Shopee. Tiffany menyebutkan ratusan produk Daster Batik Ony telah diekspor ke Singapura dan Malaysia berkat Program Ekspor Shopee yang diikutinya sejak Maret 2021 lalu.

Ia menjelaskan Program Ekspor Shopee telah membantu pihaknya memperluas penjualan Daster Batik Ony, khususnya membuat proses ekspor produk yang mudah.

Tiffany mengungkap sebelumnya ia telah mencoba mengekspor produk lewat media sosial, akan tetapi prosesnya tidak semudah yang ditawarkan Shopee saat ini. Berkat Program Ekspor Shopee, Tiffany mengaku tak lagi khawatir dengan proses pengiriman dan pembayaran yang berbeda di setiap negara tujuan. Bahkan, ia pun semakin percaya diri untuk memperluas penjualan sebab ekspor di Shopee bisa dilakukan dengan mudah, semudah memenuhi pesanan lokal.

Selain itu, Tiffany juga turut merasakan manfaat dari Kampus UMKM Shopee Ekspor Solo yang telah diresmikan pada 18 Mei 2021 lalu. Melalui program ini, Tiffany mengaku bisa mendapatkan edukasi, pelatihan dan pendampingan untuk terus memaksimalkan bisnis yang dimilikinya.

Menurutnya, materi-materi yang diberikan oleh Shopee juga sangat membantu khususnya di masa pandemi ini. Sebab, pandemi membuat dirinya harus memfokuskan penjualan online demi tetap bisa membiayai pegawai.

"Saya berterima kasih dengan edukasi, pendampingan dan pelatihan yang diberikan oleh Shopee kepada kami para penjual dalam terus meningkatkan performa bisnis kami. Tidak dapat dipungkiri, semua itu memberikan dampak yang signifikan. Kita jadi lebih tau berbagai hal yang sebelumnya belum pernah dipelajari seperti contohnya iklan," ungkap Tiffany dalam keterangan tertulis, Sabtu (31/7/2021).

Tiffany menilai dengan adanya Kampus Ekspor Shopee Ekspor Solo, UMKM seperti miliknya dapat dengan mudah mengkonsultasikan strategi dan program untuk menopang bisnis.

"Semoga pandemi ini cepat berlalu sehingga kita dapat kembali merasakan kelas-kelas secara langsung dan bisa langsung bertanya kepada mentor-mentor yang ada di sana," pungkasnya.

Ia pun berharap ke depannya dapat semakin meningkatkan penjualan, baik di Indonesia maupun di luar negeri. Dengan semakin meningkatnya penjualan, Tiffany berharap bisa semakin membuka lapangan pekerjaan orang-orang di sekitarnya, terutama melalui keinginannya memiliki pabrik sendiri.

(mul/ega)