Doa Kebangsaan dan Upacara 17 Agustus Masih Akan Digelar Secara Virtual

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Jumat, 30 Jul 2021 18:18 WIB
Upacara Peringatan HUT Ke-75 RI di Istana
Upacara 17 Agustus tahun 2020 lalu (Foto: Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Bulan Kemerdekaan tahun ini masih akan digelar di tengah pandemi COVID-19. Oleh sebab itu, upacara 17 Agustus pun masih akan tetap digelar secara virtual seperti tahun lalu.

Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengungkapkan, upacara 17 Agustus nantinya akan ditayangkan secara virtual. Upacara juga akan dihadiri secara terbatas dan protokol kesehatan yang ketat.

"Tahun lalu tentu saja kita berharap tahun ini sudah bisa luring, tapi kenyataannya pandemi masih berlanjut di manapun di dunia ini masih berlanjut. Sehingga kami, kita, pemerintah masih menjalankan upacara digelar secara minimalis juga sesuai dengan protokol kesehatan yang ketat," kata Pratikno dalam konferensi pers yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (30/7/2021).

Pratikno melanjutkan, petugas Paskibraka yang mengikuti upacara 17 Agustus tahun ini juga akan diminimalkan. Namun, dia mengatakan, pemerintah tetap menyiapkan formasi penuh petugas upacara.

"Kita tetap jaga, misalnya paskibraka tetap disiapkan dengan formasi lengkap seperti dulu 17-8-45 itu tetap kita jalankan. Itu tentu saja dengan protokol kesehatan yang sangat ketat, dengan jarak antar anggota pasukan yang diperlebar dan lain-lain formasinya, begitu juga dengan TNI-Polri dan lain-lain," ujarnya.

Pratikno mengatakan, masyarakat nantinya bisa ikut berpartisipasi dalam upacara ini secara virtual melalui Rumah Digital Indonesia. Dia memastikan, meski digelar secara virtual, semangat kemeriahan 17 Agustus tetap akan sama seperti tahun-tahun sebelumnya.

"Areanya digital, semangatnya, kemeriahannya tetap sama, ruangnya beda, rasa syukurnya, daya juangnya yang kita serap dari perjuangan kemerdekaan semangat untuk mengisi kemerdekaan tetap sama. Berusaha berkontribusi untuk kemajuan dan kemanusiaan tetap sama, tetapi arenanya tetap akan banyak digeser ke area virtual," ungkap Pratikno.

"Jadi protokol kesehatan akan dijaga dengan ketat, tetapi keramaiannya itu kan keramaian di dunia virtual, di area rumah digital itu yang akan kita ramaikan. Bagaimana kegiatan-kegiatan secara luring itu bisa disaksikan secara darin,g bahkan kita juga bisa meramaikan secara daring untuk berpartisipasi secara daring itu yang mau kita selenggarakan juga," imbuh dia.

Selain upacara 17 Agustus, doa kebangsaan juga akan digelar secara virtual pada 1 Agustus 2021 mendatang. Pratikno mengungkapkan, beberapa kegiatan kenegaraan juga digelar secara virtual seperti tahun lalu.

"Yang sama adalah doa kebangsaan. Yang sama lagi adalah acara kenegaraan. Misalnya pengukuhan paskibraka, penganugerahan tanda kehormatan, ada pidato kenegaraan, ada upacara peringatan detik-detik proklamasi, upacara penurunan bendera merah putih dan lain-lain. Itu yang kenegaraan pasti sama setiap tahun. Formatnya bisa berbeda-beda. Format pandemi tentu saja lebih sedikit, prokesnya jauh lebih ketat, kita tidak mengundang banyak secara fisik ke dalam upacara," pungkas Pratikno.

(mae/fjp)