Aturan Lengkap Pemakaman Jenazah Corona di Selain TPU COVID Sulsel

Hermawan Mappiwali - detikNews
Jumat, 30 Jul 2021 08:56 WIB
Peziarah berdoa di makam keluarganya saat melakukan ziarah kubur di pemakaman khusus COVID-19, Macanda, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Minggu (11/4/2021). Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan ziarah kubur merupakan tradisi umat Islam untuk mendokan keluarga dan kerabat mereka yang telah wafat. ANTARA FOTO/Abriawan Abhe/hp.
TPU khusus COVID-19 milik Pemprov Sulsel di Macanda, Kabupaten Gowa. (ANTARA FOTO/ABRIAWAN ABHE)
Makassar -

Plt Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman mengeluarkan aturan baru yang membolehkan pemakaman jenazah COVID-19 dilakukan di tempat pemakaman umum (TPU) selain TPU khusus COVID-19. Selain itu, keluarga dibolehkan menghadiri pemakaman jenazah COVID-19.

Aturan itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor: 225/VII/262 tentang Protokol Penatalaksanaan Pemulasaraan dan Pemakaman Jenazah COVID-19 di Sulsel yang diteken Andi Sudirman di Makassar pada Rabu (28/7/2021). Aturan ini lebih longgar dari aturan sebelumnya.

Dalam aturan sebelumnya, Satgas COVID-19 Sulsel mewajibkan seluruh jenazah COVID-19 dari kabupaten/kota yang meninggal saat dirawat di rumah sakit di Kota Makassar dimakamkan di TPU khusus COVID-19 milik Pemprov Sulsel di Macanda, Kabupaten Gowa. Kini jenazah dari kabupaten/kota lain yang meninggal di Makassar boleh dimakamkan oleh keluarga di daerah asalnya dengan syarat tertentu.

Jika sebelumnya hanya Satgas COVID-19 yang boleh melakukan pemakaman jenazah di TPU Khusus COVID-19 di Macanda, Gowa, kini rumah sakit yang melakukan pemulasaraan jenazah dan Pemkot Makassar juga dibolehkan memakamkan jenazah di TPU khusus COVID-19 di Macanda.

Aturan ini keluar setelah ada jenazah COVID-19 tertahan hampir dua hari di RSUD Daya, Makassar, sehingga mengeluarkan bau busuk. Sebabnya, Satgas COVID-19 yang melakukan pemakaman terlambat datang mengambil jenazah karena kewalahan mengurus banyaknya jenazah di rumah sakit lain. Satgas COVID-19 Sulsel saat itu lalu meminta bantuan Satgas COVID-19 Makassar agar boleh ikut memakamkan jenazah di TPU khusus COVID di Macanda.

"Nanti (Pemprov Sulsel) membuat surat edaran, semua wewenang pengantaran jenazah dikembalikan ke rumah sakit. Jadi kan pengantaran jenazah itu bisa diklaim oleh rumah sakit, jadi Satgas Provinsi cukup membantu pemakaman di Macanda. Diantar ke Macanda rumah sakit yang menguburkan, jadi tidak ada keterlambatan, delay-delay," ujar Koordinator Posko Satgas COVID-19 Sulsel dr Arman Bausat kepada detikcom, pada Rabu (28/7), sebelum aturan terbaru ini diteken Andi Sudirman.

Berikut aturan lengkap SE Plt Gubernur Andi Sudirman Sulaiman, Nomor: 225/VII/2621 tentang Protokol Penatalaksanaan Pemulasaraan dan Pemakaman Jenazah COVID-19 Provinsi Sulawesi Selatan;

Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/Menkes/4834/2021 tentang Protokol Penatalaksanaan Pemulasaraan dan Pemakaman Jenazah Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dan
Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/4344/2021 tentang Petunjuk Teknis Klaim Penggantian Biaya Pelayanan Pasien Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) Bagi Rumah Sakit Penyelenggara Pelayanan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19), maka dianggap perlu untuk menerbitkan Surat Edaran Gubernur Sulawesi Selatan dengan ketentuan sebagai berikut :

1. Jenazah pasien yang terkonfirmasi COVID-19 yang meninggal di Rumah Sakit (RS) di Kota Makassar, maka:

a. Pemulasaraan, penyiapan kantong dan peti jenazah akan dilakukan di Rumah Sakit dan pemakamannya dilakukan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Macanda atau TPU lainnya yang telah ditetapkan oleh Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Sulawesi Selatan atau Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Makassar maupun TPU lainnya dengan syarat tidak ada penolakan dari warga setempat.

b. Proses Evakuasi dari Rumah Sakit ke TPU akan dilaksanakan oleh Rumah Sakit yang melakukan proses pemulasaraan jenazah COVID-19.

c. Penyiapan liang lahat dan proses pemakaman akan dilaksanakan oleh Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Sulawesi Selatan dan/atau Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Makassar.

d. Jika pemakaman dilakukan di TPU selain yang telah ditetapkan oleh Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Sulawesi Selatan dan/atau Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Makassar, maka biaya penyiapan kantong, peti, mobil jenazah dan biaya lainnya yang diperlukan untuk proses evakuasi dan penyiapan liang lahat akan dibebankan kepada pihak keluarga dengan proses pemakamannya dilakukan sesuai dengan SOP Protokoler COVID-19 oleh Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Sulawesi Selatan dan/atau Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Makassar.

e. Acara pemakaman hanya bisa dihadiri oleh keluarga dengan jumlah maksimal 10 (sepuluh) orang.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Lihat juga Video: Melihat Lahan Baru Pemakaman COVID-19 di TPU Jombang Tangsel

[Gambas:Video 20detik]