Temui Kedubes Saudi, Kemenag Bahas Teknis Pelaksanaan Umrah 1443 H

Yulida Medistiara - detikNews
Kamis, 29 Jul 2021 22:15 WIB
Kemenag RI menemui Dubes Saudi guna membahas pelaksanaan umrah di tengah pandemi (Dok istimewa)
Kemenag RI menemui Dubes Saudi guna membahas pelaksanaan umrah di tengah pandemi. (Dok Istimewa)
Jakarta -

Kementerian Agama RI menemui Kedutaan Besar Arab Saudi untuk membahas teknis penyelenggaraan umrah 1443 H di tengah pandemi. Kemenag meminta penjelasan Kedubes Arab Saudi terkait rencana pembukaan penyelenggaraan umrah pada 10 Agustus 2021.

Pembahasan itu diwakili oleh Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Khoirizi berserta jajarannya. Khoirizi diterima Dubes Saudi Esham Altsaqafi di kantor Kedubes Arab Saudi di Jakarta.

"Kami meminta penjelasan kepada Duta Besar, mengenai teknis detail pelaksanaan umrah di masa pandemi," ujar Khoirizi dalam keterangannya, Kamis (29/7/2021).

"Banyak hal yang berkembang, dan kami meminta informasi resmi dan valid agar isu-isu terkait dengan umrah lebih jelas," sambungnya.

Khoirizi menyampaikan harapan agar warga Indonesia mendapatkan kesempatan umrah. Pasalnya, antrean jemaah umrah asal Indonesia cukup panjang.

"Jumlah antrean jemaah umrah yang tertunda keberangkatannya cukup banyak dan sudah hampir dua tahun menunggu," ujarnya.

Khoirizi mengatakan Dubes Saudi sudah berkomunikasi dengan Wakil Menteri Luar Negeri Arab Saudi terkait detail penyelenggaraan umrah 1443 H. Salah satu yang dibahas terkait jemaah umrah Indonesia.

"Tadi Dubes juga menjelaskan bahwa ketentuan kunjungan ke Arab Saudi yang berlaku saat pandemi ini bersifat umum, untuk penyelenggaraan umrah akan diatur tersendiri," sambung Khoirizi.

Khoirizi menambahkan Saudi tidak mempermasalahkan jenis vaksin jemaah umrah Indonesia asal mendapatkan persetujuan dari WHO. Termasuk salah satunya Sinovac.

"Oleh karena itu, kita semua berharap pandemi ini segera dapat diatasi dengan baik, sehingga bisa kembali seperti sediakala," tutur Khoirizi menyampaikan harapan Dubes.

Diketahui, pembahasan ini terjadi seiring dengan keberhasilan pelaksanaan haji di masa pandemi. Dari 60 ribu jemaah, ada sekitar 327 warga negara Indonesia di Saudi yang ikut berhaji.



Simak Video "Sederet Poin Penting Penjelasan RI Tak Berangkatkan Haji 2021"
[Gambas:Video 20detik]
(isa/idn)