Mobilitas Masyarakat Meningkat di Masa PPKM Level 4 Jakarta, Ini Sebabnya

Nur Aziza - detikNews
Kamis, 29 Jul 2021 15:00 WIB
Jakarta -

Polda Metro Jaya mengungkapkan mobilitas masyarakat meningkat sejak diberlakukan PPKM level 4 sebagai perpanjangan PPKM darurat. Peningkatan mobilitas terjadi karena sebagian sektor non-esensial dan non-kritikal dibuka kembali di masa PPKM level 4 ini.

"Tiga hari terakhir ini terjadi peningkatan mobilitas oleh masyarakat," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (28/7/2021).

Selain di jalan arteri, peningkatan mobilitas masyarakat terpantau terjadi di 3 gerbang utama menuju Jakarta. Volume lalin di 3 gerbang tol ke Jakarta mengalami peningkatan hingga 30 persen selama 3 hari terakhir ini.

"Kalau dihitung dari volume arus lalu lintas dari tiga gerbang tol utama yang menuju Jakarta, yaitu Ciliitan, Tomang, dan Halim, bahkan terjadi peningkatan sampai dengan 30% dibandingkan dengan minggu sebelumnya," jelasnya.

Penyebab Mobilitas Meningkat

Sambodo menuturkan, mobilitas masyarakat meningkat selama 3 hari terakhir sejak PPKM level 4 diberlakukan karena sebagian usaha non-esensial dan non-kritikal sudah diperbolehkan dibuka kembali.

"Mungkin hal ini memang (karena) di PPKM level 4 yang terakhir ini kan ada ketentuan bahwa bengkel, barber shop, laundry itu sudah mulai buka. Pekerja-pekerjanya berarti sudah melaksanakan mobilitas," tuturnya.

Lebih lanjut Sambodo mengungkapkan selama PPKM level 4 ini berlaku, pemeriksaan STRP di titik-titik penyekatan masih diberlakukan. Namun sudah tidak ada lagi antrean di titik penyekatan.

"Masih kita berlakukan. Petugasnya sama yang melintasnya sama setiap hari ketemu jadi kan dia pasti hapallah ini orang punya STRP apa enggak, sehingga terlihat seperti longgar, padahal memang dari jauh dia sudah punya STRP sudah menunjukkan dan sudah ketemu." katanya.

"Yang kedua ojol kan tidak kita periksa lagi cukup dengan identifikasinya, sehingga memang di beberapa titik penyekatan sudah tidak lagi terjadi antrean walaupun volumenya tetap ada," tambahnya.

(mea/fjp)