Kemenkop UKM Targetkan Vaksinasi 150 Ribu Pelaku UMKM di Jateng

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Kamis, 29 Jul 2021 12:43 WIB
Vaksinasi Kemenkop UKM
Foto: dok. Kemenkop UKM
Jakarta -

Kementerian Koperasi dan UKM bekerja sama dengan Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo), Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, TNI, Ikatan Alumni Universitas Diponegoro, dan Kamar Dagang Indonesia (KADIN) menggelar sentra vaksinasi bagi pelaku Koperasi dan UMKM di Kota Semarang.

Deputi Bidang UKM Kementerian Koperasi dan UKM Hanung Harimba Rachman mengatakan pelaku UMKM masih menjadi target utama penerima vaksinasi, mengingat UMKM lebih banyak berhadapan langsung dengan masyarakat, sekaligus turut berperan besar dalam menciptakan lapangan kerja.

"Di Kota Semarang melalui program vaksinasi yang masif ini, diharapkan kondisi dapat segera pulih dan para pelaku UMKM dapat menjadi pembangkit ekonomi nasional. Untuk provinsi Jawa Tengah, kita upayakan vaksinasi bagi 150.000 pelaku UMKM," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (29/7/2021).

Saat kunjungannya di sentra vaksinasi kemarin, Hanung menambahkan model kerja sama vaksinasi seperti ini perlu ditiru di tempat lain. Kolaborasi saling melengkapi bersama-sama, merupakan kunci memerangi pandemi COVID-19.

Di waktu yang sama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo didampingi Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita G Rahayu juga menyambut baik hadirnya sentra vaksinasi di Kota Semarang.

"Kami mengapresiasi atas pelaksanaan percepatan vaksinasi di Provinsi Jawa Tengah dalam upaya mendorong atau mendongkrak pertumbuhan perekonomian, dimulai dari vaksinasi pelaku UMKM, sehingga harapannya ke depan pelaku UMKM punya daya tahan tubuh terhadap COVID-19, sehingga toko-toko cepat buka, perekonomian cepat bangkit," jelasnya.

Wakil Wali Kota Semarang Hevearita G Rahayu menilai berkat adanya vaksinasi ini masyarakat Kota Semarang khususnya pelaku UMKM sangat diperhatikan oleh banyak pihak. "Diharapkan pelaku UMKM setelah mendapatkan vaksin bisa melakukan aktifitas dengan lebih aman, sehingga harapan kami UMKM dapat menjadi pendongkrak ekonomi," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Hippindo Budihardjo Iduansjah menambahkan Sentra vaksinasi di Kota Semarang menjadi pertama kalinya kolaborasi yang dilakukan antara Kemenkop UKM dan Hippindo dengan unsur akademisi Universitas.

"Sentra vaksinasi di Kota Semarang ini berkat dukungan dari Ikatan Alumni Universitas Diponegoro, relawan tenaga Kesehatan juga kami dapat berasal dari mahasiswa-mahasiswa Universitas Diponegoro. Untuk tahap pertama telah disediakan 5000 vaksin dan masih ada kemungkinan untuk ditambahkan lagi nantinya, mengingat kebutuhan vaksin di Jawa Tengah yang cukup besar," pungkasnya.

(prf/ega)