Kasus Ancam Parang ke Santri Tahfiz Damai, Legislator Pangkep Jual Rumah

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Kamis, 29 Jul 2021 12:18 WIB
Anggota DPRD Pangkep, Amiruddin (Ibnu Munsir/detikcom)
Anggota DPRD Pangkep, Amiruddin (Ibnu Munsir/detikcom)

Sebelumnya, anggota DPRD Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel), Amiruddin meminta maaf kepada pimpinan Rumah Tahfiz Nurul Jihad, Abdul Wasid, karena disebut mengancam santri dengan parang. Abdul Wasid menerima maaf Amiruddin dan mencabut laporannya di polisi.

"Alhamdulillah Pak Ustaz (pelapor) sendiri sudah mencabut laporannya," ucap Kapolsek Panakkukang AKP Andi Ali Surya kepada detikcom, Rabu (28/7/2021).

Dalam kasus ini, polisi memang mengupayakan agar kedua pihak berdamai. Mediasi pun digelar di Polsek Panakkukang pada akhir pekan lalu.

Anggota DPRD Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel), Amiruddin meminta maaf kepada pimpinan Rumah Tahfiz Nurul Jihad, Abdul Wasid, karena disebut mengancam santri dengan parang. Abdul Wasid menerima maaf Amiruddin dan mencabut laporannya di polisi.

"Alhamdulillah Pak Ustaz (pelapor) sendiri sudah mencabut laporannya," ucap Kapolsek Panakkukang AKP Andi Ali Surya kepada detikcom, Rabu (28/7/2021).

Dalam kasus ini, polisi memang mengupayakan agar kedua pihak berdamai. Mediasi pun digelar di Polsek Panakkukang pada akhir pekan lalu.


(fiq/idh)