ROC Negara Mana di Olimpiade Tokyo 2020? Ini Penjelasannya

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 29 Jul 2021 11:34 WIB
TOKYO, JAPAN - JULY 23: The Olympic rings outside of the stadium prior to the Opening Ceremony of the Tokyo 2020 Olympic Games at Olympic Stadium on July 23, 2021 in Tokyo, Japan. (Photo by Matthias Hangst/Getty Images)
ROC Negara Mana di Olimpiade Tokyo 2020, Ini Penjelasannya (Foto: Getty Images/Matthias Hangst)
Jakarta -

Pertanyaan terkait ROC negara mana mulai menghiasi kolom pencarian sejak Olimpiade Tokyo 2020 digelar. Nama ROC terdengar asing di telinga sebagian besar masyarakat penonton setia Olimpiade tersebut.

Diketahui Olimpiade Tokyo dibuka pada 23 Juli 2021 dan akan berlangsung hingga 8 Agustus 2021. Olimpiade ini merupakan ajang olahraga internasional yang diikuti oleh 205 negara untuk memperebutkan 339 medali emas di berbagai cabang olahraga.

Penjelasan ROC Negara Mana di Olimpiade Tokyo 2020

Dilansir dari CNN dan Associated Press, Kamis (29/7/2021), ROC merupakan kepanjangan dari Russian Olympic Committee, yang merupakan kumpulan para atlet asal Rusia yang bermain secara netral di Olimpiade Tokyo 2020. Nama ROC dipakai lantaran Rusia mendapatkan sanksi atas kasus skandal doping yang sempat menghebohkan beberapa waktu lalu.

Rusia tidak diperbolehkan menggunakan nama, bendera, dan lagu kebangsaannya di berbagai kejuaraan yang juga diawasi Badan Anti-doping Dunia atau WADA. Jikapun tampil, Rusia diharuskan menggunakan nama yang netral, yang kini menggunakan nama ROC dalam Olimpiade Tokyo 2020.

Rusia dijatuhi sanksi dibekukan selama 2 tahun dari kompetisi olahraga internasional oleh Pengadilan Arbitrase Olahraga atau Court of Arbitration for Sport (CAS). Keputusan tersebut diambil lantaran Rusia dinyatakan bersalah karena gagal memberikan data tes narkoba autentik kepada WADA atas tuduhan doping.

Hukuman tersebut lebih ringan dari tuntutan WADA sebelumnya, yakni 4 tahun. Setelah banding, hukuman diringankan menjadi 2 tahun dan akan berakhir pada 16 Desember 2022.

Selain itu, Rusia tidak berhak menjadi tuan rumah atau ikut bidding tuan rumah Olimpiade selama periode hukuman. Jika sudah mendapatkan hak tuan rumah, status itu bahkan harus ditarik.

Jadi Atlet Netral

Menjawab pertanyaan terkait ROC negara mana, kini diketahui atlet asal Rusia tidak dapat bertanding di kompetisi internasional membawa nama negaranya. Untuk tetap dapat bertanding, mereka menjadi atlet netral--yang berarti mereka secara teknis tidak mewakili negara tertentu--jika mereka dapat membuktikan bahwa mereka tidak memiliki kaitan dengan skandal doping.

Ada lebih dari 300 atlet ROC yang mengikuti Olimpiade Tokyo. Tim tersebut masih memakai pakaian melambangkan warna negara mereka, yakni putih, biru dan merah. ROC juga diisi oleh para atlet yang telah mewakili Rusia di Olimpiade sebelumnya.

Nantinya, jika seorang atlet ROC merebut emas, bukan lagu kebangsaan Rusia yang akan dimainkan. Namun akan diputar lagu "Piano Concerto No. 1" Pyotr Tchaikovsky.

Dengan larangan yang dikeluarkan CAS, para atlet Rusia juga tidak dapat mewakili negaranya di Piala Dunia 2022 atau Olimpiade Musim Dingin 2022. Dengan kata lain, bendera dan lagu kebangsaan Rusia juga tidak akan tampil di berbagai Olimpiade.

Simak juga 'Fokus Kesehatan Mental, Simone Biles Mundur dari Olimpiade 2020':

[Gambas:Video 20detik]



(izt/imk)