AHY-Ibas Bersuara, Kini SBY Berdoa

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 29 Jul 2021 09:44 WIB
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)
AHY dan SBY (Foto: dok. Instagram @aniyudhoyono)
Jakarta -

Keluarga Cikeas ramai-ramai mengomentari pandemi Corona yang melanda Indonesia, yang angka penularannya masih tinggi. Dari Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhono (Ibas), hingga Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY bersuara.

Awalnya Ibas-lah yang berbicara keras soal kemampuan pemerintah menghadapi pandemi. Dia tidak ingin Indonesia menjadi bangsa gagal dalam penanganan pandemi Corona.

"Begini ya, COVID-19 makin 'mengganas'. Keluarga kita, sahabat kita, dan orang-orang di lingkungan kita banyak yang terpapar, bahkan meninggal dunia. Sampai kapan bangsa kita akan terus begini?" kata Ibas dalam keterangan tertulis yang dibagikan Kepala Bakomstra PD Herzaky Mahendra Putra, Rabu (7/7/2021).

"Jangan sampai negara kita disebut sebagai 'failed nation' atau bangsa gagal akibat tidak mampu menyelamatkan rakyatnya," sambung dia.

AHY menyusul berkomentar dengan mengawali retorikanya soal status ekonomi Indonesia. Bank Dunia resmi mengumumkan bahwa Indonesia masuk kategori negara lower-middle income atau negara dengan penghasilan menengah ke bawah. Asesmen Bank Dunia per 1 Juli 2021 menyatakan pendapatan nasional bruto (gross national income/GNI) per kapita Indonesia tahun 2020 turun menjadi USD 3.870.

Padahal, tahun lalu, GNI per kapita Indonesia berada di level USD 4.050. Capaian tersebut membuat Indonesia naik kelas menjadi upper-middle income country atau negara berpenghasilan menengah ke atas.

AHY menilai kondisi ekonomi Indonesia saat ini tidak ideal. Namun, menurutnya, masalah intinya bukan pada status kelas penghasilan menengah ke bawah.

"Idealnya, kita selalu naik kelas. Jangan tinggal kelas, apalagi turun kelas. Masalah gentingnya, bukan di mana status kelas kita saat ini, tapi mampukah negara ini menyelamatkan rakyatnya dari COVID?" kata AHY dalam keterangan tertulis.

Terbaru, ada SBY yang berkomentar soal pandemi Corona. SBY berharap Tuhan membimbing pemerintah dan masyarakat melewati ujian ini.

Hal itu disampaikan SBY dalam akun Twitter-nya yang bercentang biru seperti dilihat, Rabu (28/7). SBY menekankan mengenai pentingnya berdoa selain terus berikhtiar.

"Tuhan, seraya gigih berikhtiar, kami tetap memohon kemurahan hati-Mu. Selamatkan negeri kami dan kami semua. Bimbinglah pemerintah kami dan juga kami masyarakat Indonesia agar dapat mengatasi pandemi besar ini. Amin," tulis SBY.

Lihat juga Video: Update Corona RI Per 28 Juli: Tambah 47.791 Kasus, 43.856 Sembuh

[Gambas:Video 20detik]




(gbr/van)