PPP-PKS-NasDem-Gerindra Tolak Fasilitas Isoman Hotel bagi DPR

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 28 Jul 2021 18:37 WIB
Gedung DPR
Gedung DPR RI (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Empat fraksi di DPR RI buka suara terkait fasilitas isolasi di hotel bagi para anggota DPR. PPP, PKS, NasDem, hingga Gerindra kompak menolak fasilitas tersebut.

Fasilitas yang dimaksud disampaikan langsung oleh Sekjen DPR RI Indra Iskandar yang memastikan fasilitas hotel untuk isoman bukan program yang dianggarkan. Anggaran fasilitas itu bersumber dari anggaran perjalanan luar negeri yang tidak terpakai dan anggaran lain yang bersifat kontingensi.

Hotel untuk fasilitas karantina atau isolasi mandiri itu, selain untuk anggota DPR, ditujukan bagi tenaga ahli hingga staf yang terpapar COVID-19. Fasilitas itu disediakan bagi mereka yang terpapar dengan gejala ringan atau tanpa gejala.

Berikut ini sikap sejumlah fraksi terkait fasilitas isolasi di hotel bagi anggota DPR:

PPP

Ketua DPP PPP Achmad Baidowi atau Awiek memastikan sikap menolak kebijakan isolasi di hotel bagi anggota DPR. Meski demikian, Awiek menyebut sebetulnya fasilitas tersebut sah dan sama seperti fasilitas asuransi kesehatan untuk pejabat negara yang tidak wajib diambil.

"F-PPP tidak mengambil fasilitas tersebut. Meskipun secara umum fasilitas tersebut sah-sah saja dan boleh-boleh saja sama seperti fasilitas asuransi kesehatan untuk pejabat negara. Sifatnya pilihan bukan kewajiban," kata Awiek saat dihubungi, Rabu (28/7/2021).

Awiek menyebut fraksi lainnya bisa saja mengambil fasilitas tersebut. Meski begitu, dia menyebut sebetulnya untuk lokasi isolasi bagi anggota DPR bisa menggunakan RJA Kalibata atau Wisma Kopo.

"Saya dua kali isoman di RJA Kalibata karena kosong, keluarga lagi di kampung. Tapi buat anggota yang rumahnya ditempati anggota keluarga, maka membutuhkan tempat untuk isolasi. Untuk tempat isolasi sebenarnya tidak harus di hotel mewah. Bisa menggunakan fasilitas DPR di Kopo yang memang sejauh ini tidak ada aktivitas karena COVID. Untuk fraksi PPP akan isoman pakai biaya sendiri," ucapnya.

"Untuk jalan tengah bisa diambil, fasilitasi komunikasi untuk tempat isoman bisa disiapkan Kesekjenan, sementara biaya dibayar oleh anggota DPR masing-masing. Jadi sifatnya lebih pada kemudahan koordinasi untuk dapat tempat isoman, tanpa membebani anggaran negara karena dibayar anggota sendiri," lanjutnya.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

Simak Video: PAN Tolak Fasilitas Anggota DPR Isoman di Hotel: Mereka Mampu Urus Diri

[Gambas:Video 20detik]