Pria di NTB Tak Bilang soal Rencana Poligami Sebelum Nikahi 2 Istri Sekaligus

Antara - detikNews
Rabu, 28 Jul 2021 11:08 WIB
Foto: Seorang pria menikahi dua wanita kembali terjadi di NTB. Pernikahan itu disebut terjadi di Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. (FB Doyok Potret)
Seorang pria menikahi dua wanita kembali terjadi di NTB. Pernikahan itu disebut terjadi di Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. (FB Doyok Potret)
Jakarta -

Warga asal Lombok Tengah (Loteng), Korik Akbar (20), menikahi dua wanita sekaligus. Pernikahan ini menjadi sorotan karena usia para mempelai yang masih muda serta terjadi di tengah pandemi COVID-19.

Korik menikahi dua wanita yang sebaya dengannya. Keduanya bernama Khusnul Hotimah (20) warga Desa Prabu dan Yun Nitanuri (21) warga Desa Rambitan.

Korik mengaku tidak merencanakan untuk menikahi Khusnul dan Yun secara bersamaan. Menurutnya, pernikahan poligami sekaligus itu karena takdir Tuhan.

"Tidak pernah ada rencana, tapi ini adalah jodoh," kata Korik seperti dilansir Antara, Rabu (28/7/2021).

Resepsi pernikahan itu terjadi pada Senin (26/7) di kediaman Korik di Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, NTB. Didampingi 2 istrinya, Korik tersenyum saat diwawancara.

Korik mengaku awalnya mengenal Yun pada 2016. Setelah bercerai, Korik menjalin asmara dengan Yun.

Di saat bersamaan, Korik berpacaran dengan Khusnul sejak 2011. Dia mengaku jarang bertemu saat pacaran.

"Selama pacaran hanya lewat HP saja untuk membagi waktu. Jarang malam Mingguan," katanya.

Korik lalu mengajak Yun dan Khusnul menikah. Namun Korik tidak bilang kepada dua kekasihnya soal poligami.

Akad nikah digelar pada Selasa (20/7), Yun dan Khusnul pun bertemu untuk pertama kali dalam rencana yang sama: dinikahi Korik. Nyatanya kedua wanita itu bersedia dimadu Korik.

"Saya tidak kasih tahu. Setelah di rumah, keduanya baru tahu mereka dimadu," ujar Korik.

"Kita sama-sama pernah menikah. Namun telah cerai," tambahnya.

Sementara itu, Khusnul mengakui bahwa dirinya tak tahu akan dimadu. Namun dia menerima poligami yang dilakukan Korik.

"Namanya jodoh, saya akan jalani saja. Saya tahu (dipoligami) setelah di rumahnya," kata Khusnul.

Simak juga 'Viral Video Pernikahan di Dalam Bus, Biar Nggak Dibubarin?':

[Gambas:Video 20detik]



(jbr/idh)