Terlambat Diberi Oksigen, Ibu Hamil di Dompu NTB Meninggal

Faruk - detikNews
Selasa, 27 Jul 2021 15:24 WIB
Close-up of medical oxygen flow meter  shows low oxygen or an nearly empty tank
Ilustrasi oksigen (Foto: Getty Images/iStockphoto/Toa55)
Dompu -

Seorang ibu hamil di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), meninggal dunia saat dirawat di RSUD. Nyawanya tak terselamatkan setelah mengalami sesak napas dan terlambat diberi bantuan oksigen.

Perempuan yang berasal dari Desa Doro Kobo, Kecamatan Kempo, itu meninggal setelah dirawat dua hari di RSUD Dompu. Kepala Desa Doro Kobo, Muhammad Taufik, membenarkan warganya meninggal karena kekurangan oksigen.

"Karena keterlambatan oksigen diberikan oksigen dan ketersediaan obat pereda sesak napas juga tidak ada tersedia di RS. Mereka tidak ada obat dan baru sekarang mau dipesan ke Bali," ujar Taufik saat dihubungi detikcom, Selasa (27/7/2021).

Taufik menjelaskan, awalnya, korban dilarikan ke Rumah Sakit Pratama Manggelewa dengan keluhan sesak napas dan dirawat dua hari. Karena kondisi memburuk, korban akhirnya dirujuk ke RSUD Dompu.

"Dua hari dirawat di RS Pratama, setelah itu dua hari juga di RSUD Dompu," jelasnya.

Namun, kata Taufik, menurut penuturan sang suami, korban tak tertangani dengan baik karena keterbatasan ketersediaan obat dan oksigen di RSUD Dompu. Korban pun akhirnya meninggal dunia setelah dua hari dalam perawatan.

"Cerita suaminya, pelayanan rumah sakit tidak efektif. Dia mengeluhkan itu. Apalagi korban ini hamil anak pertama dengan usia kandungan baru 7 bulan," tutur Taufik.

Informasi yang dihimpun detikcom, RSUD Dompu saat ini mengalami kekurangan oksigen. Bahkan, untuk pasien COVID-19 pun, kebutuhan oksigen tidak memadai sehingga keluarga pasien mencari sendiri oksigen di luar rumah sakit.

detikcom sudah berupaya mengklarifikasi perihal peristiwa ini ke RSUD Dompu. Namun, hingga saat ini, Kabag Humas RSUD Ida Fitriayani yang dihubungi detikcom melalui pesan WhatsApp dan telepon belum juga memberikan respons.

(mae/mae)