Dicari, Tukang Bakso Layani Pasien COVID di Depan Hotel Akan Dites Swab

Farih Maulana Sidik - detikNews
Rabu, 28 Jul 2021 07:43 WIB
Jakarta -

Satpol PP Jakarta Barat (Jakbar) menelusuri jejak tukang bakso yang melayani pesanan pasien Corona dari halaman hotel tempat isolasi mandiri. Tukang bakso itu akan dites swab PCR untuk mencegah penularan.

"Udah kita cari sekitar situ, tapi belum ketemu. Satpol PP udah tanya ke RT, tapi belum ketemu. Kalau ketemu langsung bawa ke Puskesmas, jangan dilama-lamain," kata Kasatpol PP Jakbar, Tamo Sijabat, kepada wartawan, Selasa (27/7/2021).

Tamo mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Suku Dinas Kesehatan Jakbar. Dia menyebut pelacakan kontak terkait tukang bakso melayani pasien Corona akan difasilitasi oleh Pemerintah Kota Jakbar.

"(Kalau ketemu) Ya di-swab PCR langsung dong, bahkan saya udah minta tolong Sudin Kesehatan. Pemda yang fasilitasi," ucap Tamo.

Dia mengaku pihaknya kesulitan mencari jejak tukang bakso yang dimaksud. Menurutnya, tukang bakso itu sulit dikenali karena foto yang beredar adalah gambar yang menampilkan tukang bakso membelakangi kamera.

"Cuma fotokan membelakangi masalahnya, itu agak susah. Sampai sekarang warga, RT sekitar situ belum ada lihat karena membelakangi fotonya, kalau fotonya close up gitu kan gampang," ujarnya.

Sebelumnya, peristiwa tersebut terjadi saat pasien Corona selesai berjemur di sekitar hotel pada Minggu (25/7) pagi. Tamo mengatakan para pasien COVID-19 tersebut tidak ada yang keluar pagar hotel.

"Jadi apa mereka itu bisa sambil senam kali apa ada lewat bakso itu dipanggil. Jadi mereka tidak keluar pagar ya bukan. Dari dalam dia panggil abang bakso itu," ujarnya.

Peristiwa tersebut diketahui bermula dari sebuah posting-an di akun Twitter @AREAJULID kemarin (26/7). Posting-an tersebut memperlihatkan sebuah foto yang terdapat enam orang sedang duduk dan berdiri di dekat pagar.

Tiga di antaranya terlihat tengah asyik duduk sambil menyantap semangkok bakso. Sedangkan tiga lainnya terlihat sedang menunggu antrean bakso tersebut.

Banyak netizen yang menyayangkan kejadian tersebut. Bahkan mereka juga menyayangkan orang yang memfoto peristiwa tersebut, namun tidak menegurnya.

"Ini yang bikin story kenapa ga bilang? Katanya kasihan," cuit salah satu pengguna Twitter, @bukanyolanda.

(fas/haf)