Tukang Bakso Layani Pasien COVID, Anggota DPRD F-PDIP Salahkan Pemprov DKI

Farih Maulana Sidik - detikNews
Rabu, 28 Jul 2021 07:23 WIB
Anggota DPRD Fraksi PDIP Jhonny Simanjuntak
Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PDIP, Jhonny Simanjuntak (Foto: Dok. Istimewa)
Jakarta -

Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PDIP, Jhonny Simanjuntak, mengkritik Pemprov DKI Jakarta soal tukang bakso melayani pasien Corona dari halaman hotel tempat isolasi mandiri. Jhonny menilai Pemprov DKI Jakarta lalai dalam pengawasan.

"(Pemprov DKI) harus bertanggungjawab. Bila perlu memberikan pernyataan maaf kepada publik atas keteledoran itu, supaya tidak terulang. Kita terbuka aja deh soal pengawasan ini," kata Jhonny kepada wartawan, Selasa (27/7/2021).

Dia mengatakan ada kelemahan dalam pengawasan pasien Corona yang tidak dirawat di rumah sakit. Jhonny menilai Pemprov DKI Jakarta kurang memperhatikan pengawasan pasien Corona yang isolasi mandiri.

"Pemprov DKI Jakarta harus memberikan perhatian. Karena bagaimana pun semua terdeteksi oleh Pemprov hotel-hotel mana yang memang bekerja sama untuk tempat isolasi mandiri. Nah di sinilah kelemahan itu, kita tidak menyiapkan beberapa orang untuk mengawasi di sana," ucapnya.

"Di sini Pemprov mungkin tidak mempersiapkan pola pengawasan kepada mereka, siapa yang ditugaskan ke sana, ada tapi hanya sekadar begitu saja gitu loh," tambahnya.

Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta itu menilai Pemprov DKI harusnya menjadi contoh bagi daerah lain dalam penanganan COVID-19. Sebab, kata dia, DKI Jakarta telah diuntungkan oleh sumber daya manusia (SDM) yang bagus hingga faktor lokasi yang dekat dengan pemerintah pusat.

"Pemprov DKI Jakarta harusnya jadi teladan, jadi contoh bagi provinsi lain. Kenapa? SDM kita lebih bagus, warga Jakarta itu udah relatif lebih bagus soal masalah informasi tentang COVID. Kita juga punya dana lumayan, dekat dengan pemerintah pusat," ujarnya.

Tonton video 'Momen Petugas Jemput Tukang Bakso yang Layani Pasien Corona':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya di halaman selanjutnya: