AKP Robin Ubah Keterangan, KPK Cari Bukti Ungkap Persekongkolan

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Selasa, 27 Jul 2021 16:29 WIB
Ali Fikri
Plt Jubir KPK Ali Fikri (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Mantan penyidik KPK AKP Stepanus Robin Pattuju mengubah keterangan berita acara pemeriksaan (BAP) terkait Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin di persidangan Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial. KPK memastikan akan terus mencari bukti.

"Perlu kami sampaikan, setiap proses penyidikan oleh KPK bukan hanya didasarkan satu keterangan saksi saja, namun semua keterangan saksi yang akan saling berhubungan, termasuk dengan alat bukti lainnya, sehingga dapat disimpulkan adanya fakta perbuatan tersangka maupun pihak-pihak lainnya," ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Selasa (27/7/2021).

Ali mengatakan, meski AKP Robin mengubah keterangannya, jaksa KPK akan mencari bukti yang menguatkan dari saksi lain. Ali menegaskan jaksa KPK akan berusaha maksimal mencari fakta di persidangan.

"Kami pastikan akan menyingkap kebenaran dan menegakkan hukum sebaik-baiknya. Untuk itu, tim JPU akan memanggil dan memeriksa saksi-saksi lain untuk dikonfirmasi pada agenda persidangan berikutnya," ujarnya.

Ali juga menuturkan KPK juga akan mencari tahu dugaan adanya keterlibatan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin di kasus ini. Jaksa saat ini masih terus mengumpulkan bukti-bukti dan keterangan saksi di sidang.

"Termasuk tentu fakta dugaan keterlibatan saksi AZ (Azis) maupun pihak lain dalam perkara ini juga akan didalami melalui keterangan para saksi-saksi dan alat bukti yang KPK miliki," katanya.

Terakhir, dia mengatakan, KPK saat ini terus mencari bukti adanya dugaan persekongkolan di kasus ini. Dia memastikan KPK akan bekerja mengungkap dugaan persekongkolan itu.

"Terlalu cepat untuk dapat menyimpulkan nilai kebenaran di balik perubahan keterangan saksi SRP. Masih ada waktu untuk mencari tahu dan membuktikan kronologi persekongkolan dugaan penyuapan terencana ini. Setiap peran dari orang-orang yang diduga terlibat akan terus kami ungkap kebenarannya di hadapan hukum," tegasnya.

Simak juga 'Dewas KPK Pecat Penyidik Stephanus Robin Prattuju Penerima Suap':

[Gambas:Video 20detik]