KPK Akan Konfirmasi AKP Robin soal Komunikasi Lili Pintauli-M Syahrial

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Selasa, 27 Jul 2021 14:26 WIB
Ali Fikri
Plt Jubir KPK Ali Fikri (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Mantan penyidik KPK AKP Stepanus Robin Pattuju dalam sidang mengungkapkan Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial pernah berkomunikasi dengan Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar. KPK menyebut akan mengkonfirmasi keterangan AKP Robin itu.

"Seluruh keterangan saksi maupun fakta-fakta persidangan lainnya akan dikonfirmasi kembali kepada para saksi yang akan dihadirkan dan alat bukti lainnya pada agenda persidangan berikutnya. Termasuk pada saatnya nanti juga akan dikonfirmasi kepada terdakwa MS (Wali Kota nonaktif Tanjungbalai M Syahrial)," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Selasa (27/7/2021).

"Berikutnya jaksa akan simpulkan seluruh fakta-fakta tersebut pada bagian akhir persidangan dalam analisa yuridis surat tuntutan," imbuh Ali.

Soal dugaan pelanggaran etik Lili, Ali menyerahkan hal tersebut kepada Dewan Pengawas (Dewas). Ali menyebut Dewas yang akan berwenang memeriksa dugaan pelanggaran tersebut sehingga dapat disimpulkan.

"Sedangkan mengenai dugaan adanya pelanggaran etik salah satu pimpinan terkait perkara tersebut, saat ini Dewas KPK tengah melakukan pemeriksaan sesuai kewenangannya. Sehingga nantinya Dewas dapat menyimpulkan ada-tidaknya unsur pelanggaran kode etik dan pedoman perilaku yang dilakukan oleh insan KPK dimaksud," ujarnya.

Selanjutnya, jika Dewas telah memeriksa dugaan tersebut, kesimpulannya akan diumumkan secara terbuka. Ali berharap masyarakat terus mengawasi persidangan yang terus berjalan.

"Setelah merampungkan seluruh proses pemeriksaan terhadap para saksi dan bukti-bukti terkait, sebagai akuntabilitas dan transparansi publik, Dewas KPK akan mengumumkan hasil pemeriksaannya secara terbuka," ujarnya.

"Kami senantiasa mengajak masyarakat terus mengikuti dan mengawasi persidangan yang terbuka untuk umum dengan terdakwa MS ini. Karena kami meyakini, semangat KPK dan masyarakat sama dalam upaya pemberantasan korupsi," sambungnya.