DPD Golkar Jatim Gelar Vaksinasi COVID-19, Kuota Penuh dalam 3 Jam

Yudistira Perdana Imandiar - detikNews
Senin, 26 Jul 2021 16:54 WIB
Vaksinasi Golkar Jatim
Foto: DPD Golkar Jatim
Jakarta -

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Jawa Timur menyelenggarakan vaksinasi COVID-19. Kegiatan ini diselenggarakan di halaman kantor DPD Golkar Jatim Jalan A. Yani No. 311 Surabaya.

Untuk menyelenggarakan vaksinasi pada Senin (26/7/2021), Golkar Jatim menyiapkan 2.200 dosis yang diperuntukkan kepada masyarakat Jawa Timur. Sebelumnya, panitia membuka pendaftaran secara online melalui e-form. Kuota vaksinasi terpenuhi hanya dalam waktu 3 jam pada Minggu (25/7).

Ketua DPD Golkar Jawa Timur M. Sarmuji mengatakan program vaksinasi bertujuan untuk membantu mengatasi penularan COVID-19 di Jawa Timur. Dengan meningkatnya kasus COVID-19 ini, masyarakat yang sudah mengikuti vaksin diharapkan akan meningkat imunitasnya serta meminimalkan risiko penularan.

"Dengan vaksinasi ini mudah-mudahan kita bisa mencegah penyebaran COVID-19 sekaligus meningkatkan imunitas warga Jawa Timur. Jika sudah divaksin, rata-rata imunitasnya terhadap COVID-19 itu meningkat. Kalaupun sempat bersentuhan minimal risikonya tidak terlalu besar dibandingkan mereka yang sama sekali belum vaksin," terang Sarmuji dalam keterangan tertulis, Senin (26/7/2021).

Ia menambahkan vaksinasi merupakan ikhtiar untuk meningkatkan kekebalan kolektif di masyarakat terhadap COVID-19. Dengan terbentuknya kekebalan kolektif, kata Sarmuji, diharapkan perekonomian masyarakat bisa bangkit.

"Tentu saat ini kita prihatin masyarakat tidak mendapatkan penghasilan karena keterbatasan mobilitas. Mereka harus mengikuti protokol kesehatan yang ketat, tidak bisa berkegiatan secara massal, serta tidak bebas berkegiatan ekonomi karena untuk menekan penyebaran COVID-19. Bulan-bulan ke depan semua itu semoga sudah tidak ada lagi," ungkap Sarmuji.

Sarmuji yang merupakan anggota Komisi XI DPR RI juga berharap mereka yang telah divaksin bisa menjadi duta vaksin untuk masyarakat di lingkungannya. Dengan begitu, semakin banyak masyarakat yang mau divaksin untuk membentuk kekebalan kelompok.

"Saya berharap hari ini yang mengikuti vaksin bisa menjadi duta bagi masyarakat di sekililingnya. Masih banyak saudara, kawan, orang terdekat kita yang masih enggan ikut vaksin dengan berbagai alasan misalnya berita hoax yang bertebaran di media sosial. Melalui vaksinasi ini mereka bisa menyebarluaskan berita baik bahwa risiko tertular COVID-19 menjadi lebih kecil, risiko menjadi korban menjadi lebih kecil, risiko sakit yang sangat karena terpapar menjadi lebih kecil," papar Sarmuji.

Ia menyampaikan upaya vaksinasi dan langkah penanggulangan yang dilakukan pemerintah dan masyarakat diharapkan dapat segera mengatasi pandemi, sehingga kesedihan dan kesulitan bisa segera berakhir.

"Bulan-bulan ke depan setelah semua warga mendapatkan vaksinasi kita berharap berita yang dipenuhi dengan ucapan innalillahi berganti dengan ucapan alhamdulillah," sebut Sarmuji.

(ncm/ega)