Round-Up

Cerita Pilu Bocah Vino dan Arga Kehilangan Ortu karena Corona

Tim detikcom - detikNews
Senin, 26 Jul 2021 07:45 WIB
Bocah Vino yang menjadi yatim piatu gegara pandemi COVID-19. (Suriyatman/detikcom)
Foto: Vino ditinggal orang tuanya yang meninggal karena COVID-19. (Suriyatman/detikcom)
Jakarta -

Cerita pilu datang dari Kalimantan Timur (Kaltim). Di mana dua bocah laki-laki di dua daerah berbeda, Alviano Dava Raharjo di Kutai Barat dan Arga di Kutai Kartanegara (Kukar), harus kehilangan ayah dan ibu kandungnya karena COVID-19,

Cerita haru Vino, begitu nama panggilan Alviano, lebih dulu mencuat. Bocah berusia 10 tahun itu harus hidup seorang diri setelah kedua orang tuanya meninggal dunia.

Ayah dan ibu Vino meninggal tepat pada hari raya Idul Adha, 20 Juli karena terpapar COVID-19. Vino sendiri sempat menjalani isolasi mandiri ditemani keluarga ayahnya.

Vino merupakan anak tunggal dari pasangan Lina Safitri dan Kino Raharjo. Lina, ibu Vino, meninggal dalam keadaan kondisi hamil, usia kandungannya 6 bulan. Semasa hidupnya, orang tua Vino itu berjualan pentol keliling.

Mendiang ayah dan ibu Vino adalah pasangan suami-istri asal Sragen, Jawa Tengah. Keluarganya yang berada di Sragen sebetulnya ingin memulangkan Vino. Pihak keluarga berharap agar perawatan Vino bisa lebih baik ketimbang dia harus diadopsi pihak lain.

Vino saat ini masih tinggal di rumah bercat biru dan abu-abu, yang merupakan milik orang tuanya. Sejumlah tetangga dan kerabat juga berada di rumah tersebut untuk menemani Vino.

Keluarga ayah dan ibu Vino kini sedang menunggu situasi pandemi COVID-19, baik di Kutai maupun di Sragen, mereda. Jika memungkinkan, Vino akan diantar ke Jawa, menetap bersama nenek dan kakeknya.

"Kalau untuk selanjutnya, jika situasi kondusif, baik itu yang dari Jawa maupun kita di sini (Kutai), atau yang Jawa yang jemput atau kita ke sana, kita akan bawa Vino ke Jawa untuk ikut kakek-neneknya," kata petinggi Kampung Purworejo, Selamet saat berbincang dengan detikcom, Sabtu (24/7/2021).

Vino sendiri mau dibawa ke Sragen. Bocah laki-laki itu bersedia tinggal bersama nenek dan kakeknya.

"Iya, Vino mau minta diantar ke tempat neneknya di Sragen, namun belum jelas apakah Vino mau tinggal di sana selamanya atau nanti kembali ke sini lagi, karena rumah yang ada di sini adalah rumah orang tuanya sendiri," sebut Selamet.

Lihat juga video 'Kisah Anwar Bocah Sukabumi Jualan Cilor Demi Bantu Keluarga':

[Gambas:Video 20detik]



Baca cerita pilu Arga di halaman berikutnya.