Putri Gus Dur Kenang Sosok Marsdya Purn Sukirno: Orang Baik, Tak Neko-neko

Rakha Arlyanto Darmawan - detikNews
Minggu, 25 Jul 2021 22:12 WIB
Yenny Wahid hadir dalam diskusi Rabu Hijrah yang bertema Hijrah Menuju Indonesia Maju. Dalam diskusi itu Yenny Wahid bicara kondisi Indonesia saat ini.
Foto: Yenny Wahid (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta -

Ajudan Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Marsdya (Purn) Sukirno, meninggal dunia pagi tadi. Putri ke empat Gus Dur, Zannuba Ariffah atau Yenny Wahid turut berduka cita atas meninggalnya Sukirno.

"Saya mewakili keluarga besar Gus Dur mengucapkan ikut berduka cita atas berpulangnya Pak Sukirno ke Rahmatullah," ujar Yenny kepada detikcom, Minggu (25/7/2021).

"Semoga beliau husnul khotimah dan keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran," imbuhnya.

Yenny berterima kasih kepada Sukirno. Dia tak melupakan jasa alumni Akabri bagian Udara (AAU) 1977 itu.

"Tentunya kami juga berterima kasih atas jasa beliau, utamanya ketika mendampingi Gus Dur ketika menjadi Presiden RI," ucap Yenny.

Lebih lanjut, Yenny menilai Sukirno sebagai sosok yang baik. Kirno, begitu Yenny memanggil, juga dikenal sebagai pria yang tegas.

"Beliau orang baik, dan tidak 'neko-neko'. Semoga semua pengabdian beliau bisa menjadi tauladan bagi kita semua," ujar Yenny.

"Pak Kirno orang yang baik, humble. Tapi juga tegas," imbuh Komisaris Independen Bukalapak itu.

Seperti diketahui, Marsdya (Purn) Sukirno meninggal di Rumah Sakit Angkatan Udara (RSAU) Hasan Toto Lapangan Udara (Lanud) Atang Sendjadja di Bogor, Jawa Barat pagi tadi. Jenazah Sukirno dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, pukul 11.00 WIB.

(zak/zak)