Parlemen Australia Desak Howard Bawa Isu Papua ke PBB

Parlemen Australia Desak Howard Bawa Isu Papua ke PBB

- detikNews
Sabtu, 25 Mar 2006 17:13 WIB
Jakarta - Sepertinya Australia menginginkan lepasnya salah satu provinsi di Indonesia seperti Timor Timur dulu kembali terjadi. Menyusul diberikannya visa sementara bagi 42 warga Papua pro kemerdekaan, kini parlemen Aussie mendesak Perdana Menteri John Howard segera membawa isu pelanggaran HAM Papua ke PBB."Pemerintah harus mengambil langkah terhadap isu pelanggaran HAM Papua dengan membawanya ke PBB, karena Papua berhak menentukan nasibnya sendiri," kata Senator Bob Brown seperti dikutip dari ABC, Sabtu (25/3/2006).Brown menuduh pemerintahan Howard bermuka dua atau munafik terhadap isu HAM. Saat Amerika Serikat (AS) menginvansi Irak, Howard jelas-jelas mendukung demi tercapainya kebebasan dan demokrasi di Irak."Sekarang tiba gilirannya di negara tetangga, agar kita menyerukan kebebasan dan demokrasi. Ini waktunya pemerintah berinisiatif mengambil permasalahan HAM di Papua untuk menentukan nasibnya sendiri atas PBB," tegas Brown."Pemerintahan Howard bicara mengenai kebebasan dan demokrasi. Untuk itu, Papua berhak menentukan nasibnya sendiri seperti Timor Timur dulu dan Downer (Menlu) harus berdiri tegak untuk itu, dimana rakyat Aussie percaya," tegas Brown lagi.    Bahkan Brown menyebut Indonesia sebagai 'pemarah' karena telah menarik duta besar RI untuk Australia Mohammad Hamzah Thayeb. "Howard harus jalan terus meskipun dapat merusak hubungan kedua negara," ujarnya.Presiden SBY telah melobi Howard agar 43 warga Papua yang tiba di Cape York dengan kapal laut pada Januari 2006 segera dikembalikan. Namun Howard malah memberikan visa sementara bagi 42 orang itu. (atq/)


Berita Terkait