Baznas dan BKKBN Salurkan 400 Kurban Domba untuk Cegah Stunting

Nurcholis Maarif - detikNews
Sabtu, 24 Jul 2021 17:06 WIB
Umat Muslim melakukan pemotongan hewan kurban di Perumahan Bintara Jaya Village 2, Kota Bekasi, Jawa Barat, Jumat (31/7/2020). Hari ini umat muslim merayakan Hari Raya Idul Adha 1441 H dengan melakukan ibadah pemotongan hewan kurban. Sebanyak 4 ekor sapi dan 16 ekor kambing di potong dengan mengikuti protokol kesehatan diwilayah ini.
Ilusutrasi. Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) bersama mitra dari Komunitas Masyarakat Muslim Singapura bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk menyalurkan donasi kurban sebanyak 400 ekor domba kepada keluarga yang berisiko melahirkan anak stunting. Penyerahan donasi tersebut secara simbolis diberikan oleh Kepala BKKBN dr. Hasto Wardoyo kepada Ketua Baznas RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad secara virtual kemarin.

"Terima kasih kepada BKKBN dapat memfasilitasi penerimaan donasi dari Komunitas Muslim Singapura. Kami terima sebanyak 400 ekor domba yang insyaallah akan kami distribusikan untuk pencegahan stunting di Indonesia," ujar Ketua Baznas RI Dr. KH. Noor Achmad dalam keterangan tertulis, Sabtu (24/7/2021).

Noor mengatakan meski peringatan Hari Raya Idul Adha 2021 digelar di tengah pandemi COVID-19, Baznas masih menerima donasi dari masyarakat Indonesia yang dikumpulkan melalui Kurban Online Baznas (KOB) dan hasilnya setara dengan 4.860 ekor kambing.

"Dibandingkan dengan tahun lalu, perolehan Kurban Online Baznas 2021 ini meningkat kurang lebih 70 persen. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia masih menjunjung tinggi nilai gotong royong, dan peduli terhadap sesama," kata Noor.

Noor berharap donasi kurban ini mampu membantu para keluarga Indonesia agar terhindar dan mencegah kelahiran anak stunting.

Sementara itu, Kepala BKKBN dr. Hasto Wardoyo menjelaskan donasi kurban sebanyak 400 ekor domba ini diberikan oleh Komunitas Muslim Singapura yang nantinya akan didistribusikan bagi keluarga Indonesia, terutama keluarga yang tidak mampu. Dalam hal ini keluarga yang berisiko melahirkan anak stunting.

Ia berharap donasi hewan kurban yang dipercayakan kepada Baznas ini akan disalurkan ke keluarga yang berada di daerah kategori 3T (terdepan, terpencil, dan tertinggal), yang belum merasakan makan daging.

"Kami berharap donasi kurban ini dapat memenuhi gizi protein hewani keluarga Indonesia dan mencegah kelahiran anak stunting," jelasnya.

dr. Hasto mengungkapkan donasi kurban ini sebagai langkah awal membangun food bank untuk warga miskin khususnya mereka yang berpotensi melahirkan anak stunting. Food bank ini nantinya bisa menjadi bagian dari program tanggung jawab sosial maupun individu atau komunitas, baik yang berada di luar negeri dan dalam negeri.

Turut hadir dalam acara penyerahan donasi di antaranya Pimpinan Baznas RI Saidah Sakwan M.A, Direktur Utama Baznas M.Arifin Purwakananta, Perwakilan Komunitas Muslim Singapura Jalaluddin Hassan, para Pejabat Pimpinan Tinggi Madya BKKBN serta para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama BKKBN.

(ncm/ega)