Polisi Selidiki 'Grup Tenis Semarang' yang Mau Kacaukan Kota

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Sabtu, 24 Jul 2021 13:22 WIB
Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyampaikan pelaku bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar ada 2 orang. Para pelaku sempat dicegah memasuki Gereja
Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono (Agung Pambudhy/detikcom)

"Target kita hanya satu: ciptakan kekacauan untuk melumpuhkan perekonomian kota. Berdasarkan aksi massa yang terdahulu, ditemukan bahwa pemerintah baru akan takut ketika ada guncangan terhadap ekonomi. Pemerintah baru akan memperhitungkan warga ketika titik kekuatannya, ekonomi-bisnis, diperlemah oleh masyarakat," kata nomor itu.

Kemudian, nomor itu juga mengingatkan peserta agar menjaga protokol kesehatan. Mereka diharuskan membawa masker hingga hand sanitizer.

Bahkan nomor tersebut mengingatkan soal digital security. Dia ingin peserta menghapus konten yang berpotensi terjadi doxing serta menggunakan nama samaran di Discord.


(rfs/rfs)