Menpora Hadiri Tahlil Nasional Virtual 'Doa untuk Syuhada'

Angga Laraspati - detikNews
Jumat, 23 Jul 2021 20:28 WIB
Kemenpora
Foto: Kemenpora
Jakarta -

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menghadiri tahlil nasional secara virtual, Kamis (21/). Acara yang bertajuk 'Doa untuk Syuhada' tersebut diprakarsai oleh Kementerian Agama.

Acara tersebut dihadiri oleh kementerian/lembaga, para pengasuh dan santri pondok pesantren, pimpinan ormas, penyuluh agama di seluruh Indonesia dan ASN, serta masyarakat umum.

Adapun doa dan tahlil dibacakan oleh Pimpinan PP Salafiyah Pasuruan KH. Abdul Qodir Basyaiban, Pengurus PP Muhammadiyah, Ustad Agus Tri, Pengurus Majelis Ulama Indonesia KH. Abdullah Jaidi dan KH. M Anwar Manshur.

Pada kegiatan ini, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengajak masyarakat Indonesia untuk memperkuat solidaritas dalam situasi pandemi COVID-19.

"Dalam situasi pandemi COVID-19, mari kita sama-sama memperkuat solidaritas, kebersamaan, kegotongroyongan dan optimisme. Mari kita sama-sama galang kekuatan lahiriyah dan kekuatan batiniah agar pandemi segera berakhir dengan pertolongan Allah SWT," ujar Yaqut dalam keterangan tertulis, Jumat (23/7/2021).

Dalam kesempatan tersebut, Menag Yaqut juga mengajak masyarakat Indonesia untuk mendukung kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

"Saya mengajak semua masyarakat untuk mendukung kebijakan PPKM level 4 dan level 3 yang sudah diputuskan oleh pemerintah dalam rangka menyempurnakan ikhtiar kita melawan COVID-19 dan sekaligus menjaga kemaslahatan di tengah masyarakat," ucapnya.

Menurutnya, dukungan dari tokoh agama dan ormas keagamaan sangat diperlukan terhadap langkah yang diambil oleh pemerintah ini, terutama dalam menjaga ketenangan umat.

"Saya kira pemerintah juga tidak henti-hentinya untuk berikhtiar secara lahiriyah. Pagi tadi kebetulan menerima kembali 8 juta dosis vaksin yang Insya Allah akan segera didistribusikan kepada seluruh warga bangsa," katanya.

Lebih lanjut, Yaqut menuturkan dalam penanganan COVID-19 dan penanggulangan dampaknya dalam kehidupan masyarakat, semua elemen bangsa harus bersatu dan melakukan langkah yang saling dukung untuk menyelamatkan nyawa rakyat.

"Untuk itu menjaga protokol kesehatan dan melakukan vaksinasi merupakan bagian ikhtiar yang tidak bisa diabaikan," imbuhnya.

(ega/ega)