Runutan Pasutri Dipukul Satpol PP-Bohong Ngaku Hamil yang Bikin Heboh

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 23 Jul 2021 12:11 WIB
Wanita Dipukul Satpol PP Gowa, Amriana sedang duduk
Wanita yang dipukul Satpol PP Gowa, Amriana (Hermawan/detikcom)
Gowa -

Pasangan suami-istri (pasutri) Halim alias Ivan (24) dan Amriana (34) yang menjadi korban pemukulan oknum Satpol PP Gowa dilaporkan ke polisi karena berbohong ke publik soal kehamilan. Suami Amriana, Ivan, memang mengaku istrinya hamil 9 bulan dan mengalami kontraksi akibat dipukul oknum Satpol PP Gowa, Mardani Hamdan, saat razia PPKM.

Pasutri itu dilaporkan ke Polres Gowa oleh Ormas Brigade Muslim Indonesia (BMI) Sulawesi Selatan (Sulsel). Laporan itu kini tengah ditindaklanjuti Satreskrim Polres Gowa.

"Pengaduan tentang berita bohong. Jadi ini kan kita baru terima laporan. Nanti kita lihat tindak lanjut Reskrim (Reserse Kriminal) bagaimana," ujar Kasubag Humas Polres AKP Mangatas Tambunan saat dimintai konfirmasi detikcom, Jumat (23/7/2021).

Berikut urutan kejadian kebohongan hamil yang dibuat Ivan dan Amriana;

Ivan Sebut Amriana Hamil Saat Dipukul Mardani Satpol PP Gowa

Saat insiden pemukulan oknum Satpol PP Gowa pada Rabu (14/7), Ivan selaku suami Amriana histeris dan mengaku istrinya tengah hamil. Ivan juga menyiarkan secara langsung momen pemukulan dan pengakuannya itu akun media sosial miliknya.

"Istriku bilang saya ikuti aturan pemerintah, sama sekali tidak ada saya langgar. Saya bilang, 'Jangan begitu, Pak, istriku sedang hamil'. Jadi dia langsung balik tampar saya," kata Ivan saat itu.

Akibat tamparan itu, istri Ivan disebut naik pitam mencoba menyerang oknum Satpol PP tersebut. Namun sang istri sendiri berakhir menjadi sasaran penganiayaan.

"Jadi istriku marah, ambil kursi dia lempar, (oknum Satpol PP) langsung istriku lagi dia tonjok, istriku bermaksud membela," kata dia.

Ivan Tegaskan Amriana Hamil 9 Bulan di Polres Gowa

Keesokan harinya setelah insiden pemukulan, pada Kamis (15/7), Ivan secara resmi melaporkan insiden pemukulan Mardani Satpol PP ke Polres Gowa. Ditemui wartawan setelah memberi laporan, Ivan menegaskan istrinya tengah hamil 9 bulan, bahkan mengalami kontraksi akibat insiden pemukulan.

"Iya, istri saya lagi hamil memang dan saya juga sudah bilang saat oknum petugas itu datang," ujar Ivan saat ditemui di Polres Gowa, Kamis (15/7).

Ivan saat itu mengatakan kondisi istrinya memang rentan karena usia kandungannya yang sudah masuk bulan ke-9. Saat penganiayaan terjadi, Ivan menyebut sang istri juga sempat mengeluarkan cairan yang dia sebut-sebut ada hubungannya dengan kondisi kehamilan istrinya.

"Pada saat dipukul, dia kejar Satpol PP, tiba-tiba langsung ada keluar air, cairan," kata Ivan

Ivan menegaskan saat itu istrinya mengalami kontraksi setelah dipukul, Ivan menunda pelaporan polisi dan melarikan istrinya ke rumah sakit. Ivan baru melanjutkan upaya pelaporan ke polisi dini hari tadi.

"Dia sudah hamil tua mi memang," katanya.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.