Round-Up

Tanda Tanya Jokowi Hanya Panggil Bima Arya ke Istana

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 23 Jul 2021 06:30 WIB
Bima Arya
Wali Kota Bogor Bima Arya (Foto: Pemkot Bogor)

Selain itu, Viva mengatakan kebijakan pemerintah membatasi pergerakan masyarakat tentu berdampak terhadap ekonomi. Itulah, katanya, yang menjadi perhatian Jokowi agar program bantuan sosial pemerintah dapat tepat sasaran, tepat waktu, dan tepat ukuran.

Sementara itu, Ketua DPP PAN Saleh Partaonan Daulay memaparkan 3 alasan versinya mengapa hanya Bima Arya yang dipanggil ke Istana membahas Corona. Pertama, Saleh menyebut Kota Bogor adalah satu kota penyangga Ibu Kota serta banyak masyarakat setempat lalu lalang sampai Jakarta dan pemanggilan Bima Arya ke Istana disebut sangat tepat.

Saleh menyebut alasan lainnya, yakni Presiden Jokowi kerap tinggal di Istana Bogor. Atas dasar itulah, menurutnya, wajar jika Jokowi mempertanyakan perkembangan COVID-19 di Kota Bogor.

"Yang kedua, Presiden Jokowi juga tinggal di Bogor sebetulnya, Presiden Jokowi pulangnya banyak ke Istana Bogor. Saya kira ini wajar kalau Presiden Jokowi menanyakan orang-orang yang berada di wilayah sekitar tempat tinggalnya, yaitu di Kota Bogor," katanya.

Saleh juga menyebut pertemuan Presiden Jokowi dengan Wali Kota Bogor Bima Arya juga bukan yang pertama kali terjadi. Namun dia menilai tidak ada pembicaraan spesifik terkait politik.

"Kemudian ketiga, pertemuan ini bukan yang pertama Jokowi dan Bima Arya. Sering juga Bima Arya dipanggil Presiden untuk tanya hal-hal lain. Jadi dalam konteks itu, saya nilai tidak ada pembicaraan spesifik atau khusus berkenaan politik ataupun berkaitan politik. Pembicaraan yang ada malah justru penanganan COVID dan saya lihat Presiden Jokowi ingin dapat masukan konstruktif dari masyarakat, salah satunya Wali Kota Bogor," ujarnya.

Beberapa bulan lalu, Bima Arya juga bertemu Presiden Jokowi di Istana Bogor. Pertemuan keduanya disebut tak hanya membahas Kota Bogor. Jokowi dan Bima, menurut informasi yang didapat, juga menyinggung Pilgub DKI 2024. Seorang elite PAN berbisik Jokowi ingin memasangkan Risma dengan Bima sebagai calon DKI-1 dan DKI-2. Bima Arya sendiri menegaskan pertemuannya dengan Jokowi di Istana Bogor tempo lalu hanya membahas soal Corona serta rencana pembangunan trem di Bogor.

Lalu, apakah pertemuan teranyar keduanya juga membahas politik? Viva Yoga menepis anggapan bahwa pertemuan Jokowi dan Bima Arya disertai bumbu-bumbu politik.

"Tidak ada pembahasan tentang politik. Pertemuan itu khusus tentang bagaimana monitoring dan pengendalian pandemi COVID-19 di lapangan, di Kota Bogor," kata Viva.


(gbr/fas)