Round-Up

Duduk Perkara Selebgram Ngamuk di Bandara Soetta

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 23 Jul 2021 06:06 WIB
Jakarta -

Selebgram Gebby Vesta baru-baru ini membuat heboh di Bandara Soekarno-Hatta. Gebby Vesta mengamuk karena tidak diperbolehkan melakukan perjalanan udara.

Pasalnya, Gebby Vesta tidak menunjukkan surat keterangan RT/RW ketika akan melaukan perjalanan. Gebby Vesta beranggapan seharusnya surat vaksin dan hasil swab PCR saja sudah cukup untuk melakukan perjalanan udara di masa PPKM darurat.

Peristiwa itu dia rekam dan menjadi viral di media sosial. Gebby Vesta saat itu hendak melakukan perjalanan ke Bali, pada Rabu (21/7).

"Jadi semuanya, ini vaksin nggak ada gunanya. Jadi kita sekarang mau terbang harus ada surat jalan dari RT/RW setempat dan saya nggak tahu ini info dari mana," ujar Gebby Vesta seperti dilihat detikcom, Kamis (22/7/2021).

Gebby Vesta mengatakan dirinya percuma melakukan vaksin karena tidak dapat naik pesawat.

"Jadi sekarang kalau kalian nggak mau vaksin nggak apa-apa, nggak usah vaksin percuma. Terbang juga nggak guna ini vaksinnya. Ini nggak guna, ini nggak guna sama sekali. Udah PCR mahal-mahal juga nggak guna," ketusnya.

Singgung Penumpang dari LN

Gebby Vesta juga menyinggung penumpang yang baru datang dari luar negeri. Menurutnya, penumpang yang dari luar negeri lolos tanpa pemeriksaan.

"Ini katanya (peraturan) baru. Orang dari luar negeri lolos semuanya, lolos semuanya, ini biar followers saya yang banyak biar nonton semuanya. Saya posting sekarang di YouTube semua saya posting. orang dari luar negeri lolos semuanya nggak ada pengantar, ngak ada surat kerja nggak perlu, bisa lolos semuanya. Kita orang Indonesia dipersulit," bebernya.

Tak cukup di situ, Gebby Vesta kemudian meluapkan kembali emosinya dan mempertanyakan gunanya vaksin.

"Gunanya vaksin buat apa? Gunanya vaksin buat apa? Gunanya vaksin buat apa?," ujarnya.

Untuk diketahui, selama masa PPKM darurat, hanya pekerja di sektor esensial dan kritilkal serta orang yang dalam keadaan mendesak, boleh melakukan perjalanan ke luar Jawa. Pembatasan moilitas ini dilakukan untuk mengurangi penyebaran COVID-19.

Apa saja syaratnya? Simak di halaman selanjutnya