Satgas Pakai Strategi Wayang-TikTok Sadarkan Warga Pakai Masker

Angga Laraspati - detikNews
Jumat, 23 Jul 2021 08:20 WIB
Petugas gabungan gelar razia masker di kawasan Ibu Kota. Razia masker dilakukan guna tingkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya terapkan protokol kesehatan
Foto: Andhika Prasetia/Detikcom
Jakarta -

Satgas COVID-19 Bidang Bidang Perubahan Perilaku punya 3 strategi untuk mengampanyekan pentingnya penggunaan masker. Strategi tersebut di antaranya menggunakan metode tradisional hingga modern.

Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19, Sonny Harry B. Harmadi mengatakan melihat pentingnya kampanye penggunaan masker Satgas COVID-19 menggunakan 3 strategi utama. Pertama, membuat materi edukasi seperti buku pedoman yang telah diterjemahkan ke dalam 107 bahasa daerah, berbagai buku edukasi lainnya, lagu pendek (jingle), komik, story telling, video, wayang kulit, wayang golek, TikTok dan lain-lain.

Kedua, menggunakan berbagai materi edukasi tersebut sebagai bahan kampanye di berbagai media baik media elektronik, online, cetak, sosial, maupun luar ruang seperti videotron, baliho, spanduk dan lain-lain.

"Jadi, selain jutaan masker yang telah dibagikan duta perubahan perilaku secara langsung hingga ke lapisan terbawah masyarakat, di saat yang sama, melalui media, seruan memakai masker juga terus digelorakan melalui tagline #pakaimaskerhargamati, #gakpakaimaskerbisamati," ujar Sonny dalam keterangan tertulis, Jumat (23/7/2021).

Strategi ketiga adalah penggerakan lapangan dengan menerjunkan para Duta Perubahan Perilaku (DPP). Saat ini, DPP sudah mencapai 106.178 orang tersebar di 34 provinsi dan 427 kabupaten/kota se-Indonesia.

Dalam 10 bulan terakhir (sejak September 2020 hingga Juli 2021), para DPP sudah mengedukasi lebih dari 54 juta orang (umumnya secara langsung) serta membagikan hampir 17 juta masker gratis ke masyarakat yang mayoritas kurang mampu," tutur Sonny.

Selain DPP, kampanye penggunaan masker juga melibatkan media (kolaborasi media), ribuan relawan dan organisasi kemasyarakatan.

Bidang Koordinasi Relawan Satgas COVID-19 (BKR Satgas COVID-19) juga aktif membagikan 175.000 masker di sejumlah titik vital zona merah. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mendukung program PPKM Darurat dan sosialisasi protokol kesehatan dalam mencegah penularan COVID19 dalam rangkaian kegiatan Hari Raya Idul Adha 2021.

Sasaran dari aksi ini adalah masyarakat sekitar lokasi rawan kerumunan yang rentan abai dalam menerapkan protokol kesehatan, yaitu para pedagang hewan kurban, pedagang pasar, pedagang pinggiran dan asongan, juru parkir, tukang ojek pangkalan, supir angkutan umum, anak-anak, dan warga sekitar lainnya.

Jadi, bila dijumlahkan selama tahun 2020, BNPB/ Satgas telah membagikan masker sebanyak 27.937.178 dan di tahun 2021 sebanyak 22.480.390, terdistribusi di 34 provinsi.

Lihat Video: Satgas: Banten Tak Patuh Masker, DKI Tak Jaga Jarak

[Gambas:Video 20detik]



(prf/ega)