Kasus COVID Meningkat, RS di Denpasar Akan Tambah Kapasitas Ruang Isolasi

Sui Suadnyana - detikNews
Kamis, 22 Jul 2021 22:00 WIB
RSUD Cibabat, Kota Cimahi, telah menyiapkan ruang dan menambah 32 bed untuk isolasi pasien COVID-19. Begini penampakannya.
Ilustrasi Ruang Isolasi Pasien COVID-19 (Whisnu Pradana/detikcom)
Denpasar -

Semua rumah sakit di Kota Denpasar, Bali, diminta untuk menambah kapasitas tempat tidur untuk pasien COVID-19. Hal ini seiring dengan kasus COVID-19 yang terus meroket.

"Semua pengelola rumah sakit menyatakan siap untuk menambah dan memaksimalkan ruang isolasi untuk perawatan pasien COVID-19," kata Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Kamis (22/7/2021).

Menurut Jaya Negara, meningkatnya kasus COVID-19 di berbagai daerah, termasuk di Kota Denpasar mengakibatkan bed occupancy ratio (BOR) perawatan COVID-19 sebagian besar rumah sakit di Denpasar semakin meningkat. Bahkan tingkat BOR ada yang sudah mencapai 100 persen.

Karena itu, fokus yang dilakukan pihaknya adalah memastikan ketersediaan ruang isolasi bagi penanganan pasien COVID-19. Salah satu caranya adalah menambah jumlah ketersediaan ruang isolasi pasien COVID-19 agar BOR dapat menurun.

Dia pun meminta Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wangaya dan RS swasta di Kota Denpasar menambah ruang perawatan pasien COVID-19 hingga 40 persen dari jumlah ruang perawatan.

Di sisi lain, Jaya Negara mengungkapkan bahwa RS saat ini mengalami kesulitan pasokan oksigen. Terkait kondisi ini dirinya sudah berkoordinasi dengan Gubernur Bali dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan. Atas arahan Luhut, suplai oksigen ke Denpasar akan diupayakan dari Sulawesi.

Sementara berdasarkan laporan, suplai oksigen di RS Wangaya saat ini aman sampai tiga hari ke depan. Sementara di RS Balimed juga dipastikan aman hingga 14 hari ke depan.

"Pemerintah Kota Denpasar juga intens berbagi informasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Bali terkait ketersediaan oksigen," pungkasnya.

(fas/fas)