Sejak September 2020, Satgas COVID-19 Bagikan Total 17 Juta Masker

Angga Laraspati - detikNews
Kamis, 22 Jul 2021 21:44 WIB
Petugas Kepolisian dari Polresta Kota Yogyakarta membagikan masker, hand sanitizer dan selebaran saat Operasi Zebra Progo 2020 kepada pengendara di Simpang Titik Nol Kilometer, Yogyakarta, Kamis (5/11/2020). Pembagian masker, hand sanitizer dan selebaran bertujuan untuk mencegah persebaran COVID-19 dan kampanye taat protokol kesehatan.
Ilustrasi. Foto: Pius Erlangga
Jakarta -

Satgas Penanganan COVID-19 Bidang Perubahan Perilaku membagikan 10.000 masker gratis melalui posko PPKM, di Kecamatan Matraman, Kota Jakarta Timur, hari ini. Selain masker, Satgas juga membagikan total 40 liter hand sanitizer.

Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan COVID-19, Sonny Harry B. Harmadi mengatakan sesuai arahan Presiden Jokowi, Satgas diberi kewenangan menangani COVID-19 di sisi hulu, yaitu penegakan protokol kesehatan dengan pemberian masker gratis bagi masyarakat. Adapun, skema pembagian masker dibagi menjadi dua, yaitu melalui posko desa/kelurahan PPKM Mikro serta melalui komunitas.

"Kami terus membagikan masker, tidak akan pernah berhenti. Hari ini Bersama tim BNPB," ujar Sonny dalam keterangan tertulis, Kamis (22/7/2021).

Menurut Sonny, sejak program Duta Perubahan Perilaku (DPP) digulirkan pada September 2020 lalu, sudah sekitar 17 juta masker dibagikan ke masyarakat oleh para DPP.

Lebih lanjut, selama pelaksanaan PPKM Darurat mulai 3 Juli 2021, Sonny mengatakan lebih dari 10.000 duta perubahan perilaku secara khusus dikerahkan oleh Satgas Bidang Perilaku. Mereka ditugaskan untuk mengedukasi hampir 2 juta orang dan membagikan tidak kurang dari 600 ribu masker ke masyarakat terutama di Pulau Jawa dan Bali.

Ia mengatakan para duta umumnya terdiri dari mahasiswa, anggota pramuka, para kader keluarga berencana, dan Satpol PP. Selain membagikan masker, para duta juga mengedukasi masyarakat tentang bahaya COVID-19 dan pentingnya menjalankan protokol 3M.

"Kampanye menggunakan masker, merupakan program utama sejak awal pandemi. Ini satu kesatuan dengan upaya melakukan pencegahan penularan bersama dengan menjaga jarak dan menghindari kerumunan serta mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir," tutur Sonny.

Tak hanya itu, upaya mengubah perilaku masyarakat dengan menggunakan masker juga dilakukan dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat.

(prf/ega)