Bupati Bangli-Wakilnya Berikan Sebulan Gaji untuk Warga Terdampak PPKM

Sui Suadnyana - detikNews
Kamis, 22 Jul 2021 15:59 WIB
Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta
Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta (Sui Suadnyana/detikcom)
Denpasar -

Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta dan wakilnya, I Wayan Diar, memberikan satu bulan gaji mereka untuk warga terdampak kebijakan PPKM level 3 di wilayahnya. Gaji yang mereka berikan ialah gaji Juli 2021.

"Kalau saya full setorkan satu bulan gaji. Pak Wakil (bupati) juga satu bulan gaji," kata Sedana Arta kepada wartawan, Kamis (22/7/2021).

Tak hanya Bupati dan Wakil Bupati, sumbangan untuk warga juga berasal dari pimpinan dan anggota DPRD, termasuk aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Bangli. Hanya, sumbangan dari anggota DPRD dan ASN langsung berupa paket sembako.

"Pimpinan DPRD 15 paket, anggota DPRD 15 paket, jadi berjenjang hingga staf (menyumbangkan) satu paket," terang Sedana Arta.

Sedana Arta menuturkan Kabupaten Bangli sama seperti daerah lainnya di Bali yang sedang menjalani PPKM level 3 hingga 25 Juli mendatang. Dalam kaitan itu, banyak sekali aktivitas masyarakat dibatasi, termasuk juga aktivitas perekonomian.

"Maka dari itu, sebagai bentuk kepedulian daripada seluruh pemangku kepentingan yang ada di Kabupaten Bangli mulai dari jajaran Forkopimda, DPRD, dan selurh ASN, kita sepakat untuk sama-sama menyumbangkan paket sembako untuk kepentingan masyarakat Bangli yang terdampak," terangnya.

Menurutnya, donasi gaji dirinya dan wakilnya beserta pimpinan dan anggota DPRD termasuk ASN diperkirakan terkumpul sekitar 7.000 paket. Sedana Arta berharap jumlah itu bisa bertambah karena banyak pihak lain juga bisa ikut berdonasi.

Nantinya, sebanyak 7.000 paket tersebut akan dibagikan kepada masyarakat di berbagai sektor, seperti pedagang kecil dan sebagainya.

Di sisi lain, Sedana Arta menuturkan bahwa Kabupaten Bangli ekonomi masih cukup kuat, mengingat produk domestik regional bruto (PDRB) hampir setengahnya berasal dari sektor pertanian. Karena itu, imbas pandemi tidak separah wilayah lainnya di Bali yang sumber PDRB-nya dari sektor pariwisata.

"Di Bangli masih cukup kuat, mengingat PDRB kita hampir setengahnya itu dari sektor pertanian. Jadi berimbasnya tidak separah yang PDRB bersumber dari sektor pariwisata," kata dia.

(aud/aud)