Tak Punya STRP, Ratusan Pengendara Diputar Balik di Lenteng Agung

Nur Aziza - detikNews
Kamis, 22 Jul 2021 12:09 WIB
Perwira Unit Urai Polres Jaksel Ipda TB Listyono (Nur Aziza/detikcom)
Perwira Unit Urai Polres Jaksel Ipda TB Listyono (Nur Aziza/detikcom)
Jakarta -

Polisi melaporkan sudah ada 106 pengendara diputar balik di pos PPKM Lenteng Agung, Jakarta Selatan, arah Pasar Minggu pada hari kedua PPKM level 4. Paling banyak yang diarahkan putar balik oleh petugas adalah kendaraan roda dua.

"Untuk (flyover) tapal kuda Lenteng Agung yang diputarbalikkan dengan kami adalah roda empat 45, sedangkan roda dua 61. Jumlah 106 yang diputarbalikkan," ujar Perwira Unit Urai Polres Jaksel Ipda TB Listyono kepada wartawan di pos penyekatan Lenteng Agung, Kamis (22/7/2021).

Listyono mengatakan 106 kendaraan ini diputar balik karena tidak mengantongi surat tanda registrasi pekerja (STRP) atau surat tugas. Kebanyakan di antaranya, kata Listyono, juga tidak memiliki kepentingan mendesak sehingga diarahkan putar balik.

"Iya, kalau dia hanya cuma main-main, nggak usahlah, mending di rumah saja, lindungi keluarga yang di rumah," kata Listyono.

Titik penyekatan Lenteng Agung, tepatnya depan flyover tapal kuda, dijaga oleh 74 personel, di antaranya TNI, Polri, Damkar, dan Dishub DKI, kata Listyono. Kemacetan pun terjadi hari ini, kata Listyono, pada pukul 06.00 hingga 09.00 WIB.

"Kemacetannya cukup mulai dari depan penyekatan sampai Gang H Ali," jelasnya.

Menurutnya, semenjak perpanjangan PPKM ini, arus lalu lintas sangat landai. "Perbedaannya jelas ya karena dia PPKM yang kita perpanjang ini jumlahnya lebih sedikit, paling ada 10 meteranlah dari arah Depok," katanya

Untuk pengemudi ojek online yang membawa makanan dan minuman serta alat-alat kesehatan, seperti tabung oksigen, kata Listyono, diprioritaskan melintasi titik penyekatan.

"Yang jelas dia ojol ya langsung diperbolehkan," jelasnya.

Titik penyekatan Lenteng Agung ini dibagi menjadi dua jalur, yaitu lajur nakes dan non-nakes. Listyono mengatakan petugas mengimbau untuk kembali mengantre pada lajurnya. Pengendara non-nakes yang ingin melintas lajur nakes pun akan diputar balik untuk mengantre.

"Ya kita imbau saja kalau dia memang nggak macet atau sedikit yang di penyekatannya diarahkan ke lajur 1 lajur sepeda motor," jelasnya.

"Harus tertiblah," tambah Listyono.

Pantauan detikcom Kamis (22/7) pukul 11.20 WIB, arus lalu lintas di penyekatan Lenteng Agung lengang. Kendaraan lancar melintasi titik penyekatan arah ke Pasar Minggu.

Sebagaimana diketahui, dalam rangka PPKM level 4 untuk mencegah penularan virus COVID-19 di Jabodetabek, pemerintah melakukan penyekatan di 100 titik. Sebanyak 100 titik penyekatan tersebut tersebar di sejumlah ruas jalan. Lenteng Agung menjadi salah satu dari 100 titik penyekatan.

(isa/isa)