Dinkes Lampung Menjerit Kekurangan Stok Vaksin Corona

Antara - detikNews
Kamis, 22 Jul 2021 10:57 WIB
Scientists are done research on vaccine in laboratory with test tubes on Covid19 Coronavirus type for discover vaccine.
Ilustrasi vaksin Corona (Foto: Getty Images/iStockphoto/chayakorn lotongkum)
Bandar Lampung -

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Lampung Reihana mengeluhkan kekurangan stok vaksin Corona atau COVID-19. Dia mengatakan stok vaksin Corona yang ada tak bisa mencukupi target vaksinasi.

"Untuk mempercepat dan memaksimalkan pelaksanaan vaksinasi COVID-19 bagi seluruh penduduk, kita masih kekurangan stok vaksin," ujar Reihana seperti dilansir dari Antara, Kamis (22/7/2021).

Dia mengatakan kebutuhan vaksin Corona bagi vaksinasi penduduk Lampung diperkirakan 12 juta dosis. Menurutnya, ada sekitar 6,6 juta penduduk yang harus disuntik vaksin Corona.

"Total sasaran di Lampung ada 6.645.226 orang. Bila kita melakukan vaksinasi dua kali suntikan, jumlah total dosis yang dibutuhkan sekitar 12 juta dosis vaksin COVID-19," ucapnya.

Menurutnya, Pemprov Lampung telah menerima 1 juta vaksin COVID-19. Stok tersebut telah digunakan untuk vaksinasi kepada warga.

"Sudah menerima sekitar 1 juta dosis yang digunakan untuk penyuntikan dua dosis lengkap sejak tahap pertama hingga sekarang. Kemarin, tepatnya pada 15 Juli, telah didistribusikan pula vaksin kepada kabupaten/kota sebanyak 34.500 dosis yang diterima dari pusat," katanya.

Dia berharap stok vaksin sesuai target bisa dipenuhi untuk mempercepat vaksinasi Corona. Dia mengatakan vaksin Corona yang diterima Pemprov Lampung bakal dikirim ke kabupaten/kota sesegera mungkin.

"Untuk pendistribusian vaksin, setelah dapat, langsung dikirim ke kabupaten/kota. Lalu ada buffer stock. Selanjutnya ada yang disalurkan ke poltekes juga. Sedangkan untuk TNI, Polri, Kantor Kesehatan Pelabuhan memiliki stok tersendiri. Sebab, mereka punya primary care sendiri pula," ucapnya.

Dia melanjutkan dalam dua kali pendistribusian vaksin Corona Kota Bandar Lampung mendapat alokasi vaksin cukup banyak sesuai dengan jumlah penduduk.

"Penyaluran pertama untuk Bandar Lampung ada 5.000 dosis. Pada 15 Juli ada 6.000 dosis, agak lebih banyak, sebab penduduk juga padat di sini," katanya lagi.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, total sasaran vaksinasi yang telah mendapatkan dosis lengkap ada 270.956 orang atau 4,08 persen dari total lima kelompok sasaran vaksinasi.

Terinci untuk tenaga kesehatan telah ada 33.266 orang atau 93,44 persen yang memperoleh dosis lengkap, petugas pelayanan publik ada 184.338 orang atau bila dikonversi sekitar 44,98 persen.

Lalu orang lanjut usia ada 31.828 orang atau 4,52 persen, masyarakat rentan dan umum 21.524 orang yakni 0,47 persen, sedangkan bagi kelompok remaja belum ada yang memperoleh dosis lengkap hanya dosis pertama berjumlah 94 orang.

(haf/idh)