Sisa 6 DPO, Polisi Minta Teroris MIT Poso Serahkan Diri dan Tobat

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Kamis, 22 Jul 2021 09:59 WIB
Kapolda Sulteng ikut mencari 6 DPO teroris MIT Poso (Foto: dok Satgas Operasi Madago Raya)
Foto: Kapolda Sulteng ikut mencari 6 DPO teroris MIT Poso (Foto: dok Satgas Operasi Madago Raya)
Jakarta -

Satgas Madago Raya masih terus memburu para DPO teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng) yang kini tersisa enam orang setelah sebelumnya tiga orang berhasil ditembak mati. Kapolda Sulteng Irjen Abdul Rakhman Baso pun ikut mencari keenam DPO tersebut dengan naik motor trail sekaligus meminta mereka tobat.

"Kapolda Sulteng Irjen Abdul Rakhman Baso kembali pimpin pasukan turun ke lapangan bersama beberapa pejabat Satgas Madago Raya. Dengan menunggangi motor trail, Kapolda Sulteng bertolak dari Poskotis Tokorondo Poso menuju wilayah Poso Pesisir Selatan, wilayah Lore bersaudara dan Kabupaten Sigi," ujar Wakasatgas Humas Operasi Madago Raya AKBP Bronto Budiyono kepada wartawan, Kamis (22/7/2021).

Bronto mengungkapkan ada delapan pos sekat, poskotis, dan pospam rahwan (pos pengamanan daerah rawan) yang dikunjungi rombongan Abdul. Abdul, kata Bronto, tidak ingin berlama-lama dalam menumpaskan teroris MIT Poso.

"Kapolda Sulteng selaku penanggung jawab kebijakan operasi Satgas Madago Raya tidak ingin berlama-lama menuntaskan pencarian sisa DPO teroris Poso," katanya.

Adapun patroli skala besar itu dilakukan demi mempersempit ruang gerak DPO teroris MIT Poso. Bronto turut menyampaikan patroli membuat para simpatisan yang ingin memberikan pasokan logistik atau bahan makanan ke 6 DPO MIT Poso jadi kesulitan.

Lebih lanjut, Bronto mengungkapkan Abdul sudah memulai pencarian sejak kemarin. Rombongan menginap di Poskotis IV Napu tadi malam.

"Hari pertama penyisiran dari wilayah Poso Pesisir, Poso Pesisir Selatan sampai dengan wilayah Lore Utara atau Napu, Kapolda Sulteng menyempatkan untuk beristirahat dan bermalam di Poskotis IV Napu. Dan pagi ini, rombongan kembali akan menyisir wilayah Napu atau Kecamatan Lore Utara sampai dengan wilayah Kabupaten Sigi," tutur Bronto.

Sementara itu, Irjen Abdul berpesan kepada para teroris MIT Poso agar menyerahkan diri saja dan bertobat. Pasalnya, keluarga para teroris MIT Poso dikatakan sudah merindukan mereka, demikian diklaim oleh Abdul.

"Sisa DPO teroris Poso segera menyerahkan diri dengan baik-baik. Selanjutnya diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku dan kembali ke pangkuan NKRI serta masih ada kesempatan untuk bertobat, memperbaiki kesalahan, dan berkumpul kembali dengan keluarga yang sudah lama merindukan kepulangan kalian," imbuh Abdul.

Sebelumnya, Satgas Madago Raya berhasil menembak mati 3 DPO teroris MIT Poso atas nama Rukli, Ahmad Panjang, dan satu lagi masih dalam proses identifikasi. Mereka tewas dalam penyergapan oleh petugas.

Lihat Video: Pemerintah Kutuk Keras MIT atas Tindakan Kekerasan di Poso

[Gambas:Video 20detik]




(mae/mae)