Anggota DPR soal PPKM Level 4: Ganti Nama Tak Buat Orang Makin Paham-Patuh

Eva Safitri - detikNews
Kamis, 22 Jul 2021 08:16 WIB
Ketua DPP PAN, Saleh Daulay
Saleh Partaonan Daulay (Foto: dok. Istimewa)

Soal Istilah PPKM Level

Pemerintah menjelaskan alasan mengganti istilah PPKM darurat menjadi PPKM dengan level tertentu. Penggantian itu disebut mengikuti arahan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

"Terkait dengan level, memang kita mengikuti apa yang diarahkan oleh WHO dan kita menggunakan dua level, yaitu level transmisi dan kapasitas respons," kata Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers virtual, Rabu (21/7).

Airlangga juga mengungkapkan penggantian istilah itu merupakan permintaan dari para gubernur dan publik saat rapat terbatas (ratas) bersama Presiden Jokowi. Para gubernur, kata dia, mengusulkan agar istilah PPKM darurat diubah.

"Istilah darurat itu memang kita harmonisasikan dengan level 1, 2, 3, 4 karena memang ini ada permintaan juga dalam ratas dengan para gubernur, di mana para gubernur juga mengusulkan bahwa istilahnya diubah. Demikian pula dari publik," tuturnya.

Sementara itu, Koordinator PPKM Jawa-Bali, Luhut Pandjaitan, menjelaskan perubahan istilah PPKM darurat menjadi PPKM level 3-4 sesuai dengan arahan Presiden Jokowi setelah mendengar aspirasi dari masyarakat.

"Saya kira kita sudah dengar arahan Presiden kepada kami para pembantunya. Presiden memerintahkan agar tidak lagi menggunakan PPKM darurat ataupun mikro, namun kita gunakan yang sederhana, yaitu PPKM level 4, yang berlaku hingga tanggal 25 Juli," kata Luhut dalam siaran pers via kanal YouTube Kementerian Perekonomian, Rabu (21/7).

Luhut, yang juga Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, menjelaskan aturan PPKM level 4 ini sudah dituangkan dalam Instruksi Mendagri Nomor 22 Tahun 2021. Selain level 4, ada pula level yang lebih rendah.

"Nanti ada level 1 sampai 4. Level 4 yang paling tinggi, seperti yang sekarang sedang kita jalani," kata Luhut.


(eva/jbr)