BOR DKI-Jabar Turun, Luhut Tetap Minta Sabar dalam Perang Lawan Delta

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 21 Jul 2021 19:53 WIB
Luhut Binsar Pandjaitan
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan (Inkana Putri)
Jakarta -

Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan ada perbaikan di sejumlah daerah selama masa PPKM darurat. Namun dia mengingatkan agar semua bersabar dalam melihat potensi perbaikan ini.

"Pemerintah sudah melihat potensi daerah yang mengalami beberapa perbaikan. Dan para gubernur dan bupati yang bersangkutan sudah paham mengenai itu karena sudah saya beritahukan kemarin pencapaian-pencapaian mereka yang cukup menggembirakan," kata Luhut dalam konferensi pers yang disiarkan di kanal YouTube Kementerian Perekonomian, Rabu (21/7/2021).

"Namun kita juga mau hati-hati sehingga nanti yang sudah baru mulai baik ini jangan jadi memburuk. Jadi mohon kesabaran kita semua. Karena kita sedang berperang terhadap satu delta varian yang betul-betul sangat ganas ini," sambung Luhut.

Dia mengatakan bahwa pemerintah melihat sejumlah perbaikan dari data-data yang disampaikan oleh para gubernur. Salah satunya, perbaikan angka bed occupancy ratio (BOR) di DKI Jakarta yang membaik.

"Kita lihat data-data yang dilaporkan para Gubernur, dan kita lihat ada yang menunjukkan perbaikan. Misalnya BOR banyak yang sudah mulai turun. Dan seperti DKI sekarang banyak yang sudah menunjukkan perbaikan," ungkapnya.

Selain itu, perbaikan ini tampak di Jawa Barat. Namun pemerintah tidak mau terburu-buru menyikapi perbaikan ini.

"Jawa Barat, misalnya, sekarang sudah ada di bawah 80%-79%. Nah ini saya kira hal yang bagus dan sudah ada beberapa kabupaten yang langsung masuk ke level 2. Tapi kita nggak mau buru-buru. Biarlah ini lima hari ke depan, saya pikir lebih tenang biar bisa lebih baik keadaannya," ujarnya.

Dia menjelaskan bahwa sifat Corona varian Delta memang tampak sampai dua hingga tiga minggu. Menurutnya, inilah waktunya varian Delta menurun.

"Karena sifat daripada virus ini, Delta varian ini dia akan kelihatan dua sampai tiga minggu. Jadi sudah waktunya mereka mulai menurun. Tapi kita tetap waspada mengenai ini," ujarnya.

(rdp/tor)