Sudah Sepekan, Banjir di Mempawah Kalbar Belum Juga Surut

Haris Fadhil - detikNews
Rabu, 21 Jul 2021 19:58 WIB
Banjir di Mempawah, Kalimantan Barat (dok. BNPB)
Banjir di Mempawah, Kalimantan Barat (Dok. BNPB)
Mempawah -

Banjir masih menggenangi Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat (Kalbar). Air menggenangi rumah-rumah warga sejak pekan lalu.

"Berdasarkan data yang dihimpun oleh Pusat Pengendalian Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (Pusdalops BNPB) dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mempawah hingga Rabu (21/7), jumlah warga yang terdampak banjir bertambah menjadi 7.885 KK atau 26.245 jiwa," kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Rabu (21/7/2021).

Dia mengatakan Bupati Mempawah telah menetapkan status tanggap darurat penanganan banjir sejak 15 Juli 2021. Status tersebut berlaku hingga 29 Juli 2021.

"Hingga saat ini, masih terdapat enam Kecamatan yang sebagian desanya masih tergenang banjir, di antaranya Kecamatan Jongkat, Kecamatan Segedong, Kecamatan Sui Kunyit, Kecamatan Sui Pinyuh, Kecamatan Mempawah Hilir dan Kecamatan Mempawah Timur," tuturnya.

Dia mengatakan banjir di Kecamatan Toho dan Anjongan mulai surut. Warga yang sebelumnya mengungsi kini telah kembali ke rumah masing-masing.

"Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan terhadap ancaman bencana dengan memantau informasi prakiraan cuaca," tuturnya.

Sebelumnya, banjir melanda Kabupaten Mempawah dan Kabupaten Kapuas Hulu, Kalbar. Lebih dari 4.800 warga di dua kabupaten tersebut terkena dampak banjir.

Berdasarkan data BNPB pada Kamis (15/7), ada 674 rumah di lima kecamatan terdampak banjir di Kabupaten Mempawah, yakni Kecamatan Sungai Kunyit, Kecamatan Anjongan, Kecamatan Toho, Kecamatan Sungai Pinyuh, dan Kecamatan Segedong.

Lihat juga video 'Banjir Luapan Sungai Rendam 3 Desa di Mamasa Sulbar':

[Gambas:Video 20detik]



(haf/idh)