Luhut Ungkap Rerata Penyembuhan Corona 8 Hari Asal Cepat Ditangani

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 21 Jul 2021 19:25 WIB
Poster
Luhut Binsar Pandjaitan (Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Indonesia dihantam keras virus corona alias COVID-19 varian Delta. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut B Pandjaitan mengatakan 3T atau tracing, testing, treatment perlu digalakkan. Sebab, ada kecenderungan varian Delta ini cepat diatasi bila pasien positif COVID-19 cepat ditangani, selain vaksinasi.

"Jadi saya berharap kita semua menyadari masalah vaksin ini satu hal yang penting," ucap Luhut dalam konferensi pers yang ditayangkan kanal YouTube Perekonomian RI, Rabu (21/7/2021).

Luhut menyebutkan pelacakan dan pemeriksaan terhadap warga penting untuk segera mengetahui kondisi seseorang apakah tertular virus Corona atau tidak. Sebab, menurut Luhut, bila pasien positif COVID-19 cepat ditangani, angka kematian bisa diturunkan.

"Testing-tracing tadi sangat penting supaya early state, supaya pada awal, sudah bisa dideteksi sehingga bisa di-treat dengan bagus dan rata-rata penyembuhannya delapan hari dan tingkat penyembuhannya lebih cepat, tapi tingkat meninggalnya pun lebih cepat kalau penanganannya tidak cepat," kata Luhut.

"Saya mohon ini menjadi perhatian kita semua," imbuhnya.

Untuk diketahui, angka kematian akibat COVID-19 hari ini merupakan yang tertinggi selama pandemi di Indonesia, yaitu tambahan 1.383 kematian, yang secara akumulatif sebanyak 77.583. Sedangkan penambahan kasus harian adalah 33.773 kasus baru COVID-19 di Indonesia, yang berasal dari pemeriksaan 153.330 spesimen. Total kumulatif kasus COVID-19 yang ditemukan di Indonesia sejak Maret 2020 hingga hari ini berjumlah 2.983.831 kasus.

Selain itu, ada 32.867 pasien yang dinyatakan sembuh dari Corona hari ini. Total pasien Corona yang dinyatakan sembuh hingga saat ini berjumlah 2.356.533 orang.

(dhn/fjp)