PPKM Darurat Diperpanjang, Epidemiolog UI: Ini soal Nyawa Manusia

Khoirul Anam - detikNews
Rabu, 21 Jul 2021 00:20 WIB
Pemberlakuan PPKM Darurat diperpanjang. Meski begitu, Jokowi akan melonggarkan PPKM Darurat pada 26 Juli 2021 mendatang bila kasus COVID-19 di RI menurun.
Foto: Antara Foto
Jakarta -

Epidemiolog Universitas Indonesia, dr. Tri Yunis Miko Wahyono menilai Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat perlu diperpanjang. Hal ini berdasarkan masih tingginya angka penularan COVID-19 hingga sekarang.

Ia memaparkan per hari ini, ada kenaikan kasus terkonfirmasi positif mencapai 38.325 kasus dan kasus aktif mencapai 550.192, baik yang bergejala ringan, sedang, maupun berat. Di antara mereka, kata dia, ada yang menjalani isolasi mandiri dan banyak yang harus menjalani perawatan intensif di berbagai rumah sakit.

"Saat ini bed occupancy rate sudah mulai menurun, namun masih ada rumah sakit yang penuh, merawat pasien yang harus menjalani perawatan. Yang sedang sakit banyak, kalau PPKM Darurat tidak dilanjutkan sama saja mengancam keselamatan dan keselamatan masyarakat," tegas Tri Yunis dalam keterangan tertulis, Selasa (20/7/2021).

Ia khawatir jika PPKM Darurat tidak diperpanjang, kasus baru juga tidak dapat dikendalikan. Di samping itu, Tri Yunis juga tidak sependapat dengan anggapan yang menyebut PPKM Darurat tidak efektif. Saat ini, menurutnya, yang terpenting adalah menyelamatkan masyarakat.

Dia juga meminta partisipasi masyarakat jika PPKM Darurat diperpanjang sebab partisipasi amat diperlukan. Menurutnya, PPKM tidak akan berarti tanpa peran serta masyarakat.

"Ini soal keselamatan nyawa manusia. Bukan waktunya mementingkan kepentingan sendiri-sendiri," katanya.

Sebagai informasi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru saja mengumumkan bahwa PPKM Darurat COVID-19 diperpanjang hingga 25 Juli 2021. Ia mengatakan jika memang ada tren penurunan, maka pemerintah akan melakukan pelonggaran berbagai sektor secara bertahap.

"Kita selalu memantau, memahami dinamika di lapangan dan juga mendengar suara-suara masyarakat yang terdampak PPKM. Karena itu, jika tren kasus terus mengalami penurunan, maka tanggal 26 Juli pemerintah akan melakukan pembukaan secara bertahap," kata Jokowi dalam jumpa pers yang disiarkan secara langsung lewat akun YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (20/7/2021) malam.

Simak Video: Tarik-Ulur Durasi PPKM Darurat Hingga Diputuskan Jokowi

[Gambas:Video 20detik]



(ncm/ega)