Cak Imin: Semoga Idul Adha Pererat Persaudaraan

Khoirul Anam - detikNews
Selasa, 20 Jul 2021 09:52 WIB
Ketua PKB Muhaimin Iskandar
Foto: dok. PKB
Jakarta -

Ketua Partai kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar, mengajak masyarakat menyambut dengan suka cita Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah meski masih dalam situasi pandemi COVID-19. Menurut Wakil Ketua DPR RI ini momentum Idul Adha harus dioptimalkan untuk membangkitkan semangat berbagi, mempererat rasa persaudaraan, kemanusiaan, serta kepedulian kepada sesama, terutama bagi mereka yang membutuhkan.

"Saya atas nama pribadi, jajaran pimpinan Partai Kebangkitan Bangsa dan Wakil Ketua DPR RI menyampaikan Selamat Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah kepada seluruh umat Islam di Indonesia. Semoga Idul Adha dapat mempererat rasa persaudaraan, rasa kemanusiaan dan kepedulian kita kepada sesama," ungkap kata politisi yang akrab disapa Cak Imin ini dalam keterangannya, Selasa, (20/7/2021).

Ia juga mengingatkan darurat pandemi COVID-19 di Indonesia saat ini masih terjadi. Karena itu, ia mengimbau seluruh aktivitas keagamaan saat Idul Adha harus memperhatikan protokol kesehatan secara ketat sesuai dengan edaran pemerintah.

"Takbiran dilaksanakan secara terbatas, paling banyak 10 persen dari kapasitas masjid/musala, sedangkan takbir keliling dilarang untuk mengantisipasi keramaian atau kerumunan," pesannya.

Sedangkan salat Hari Raya Idul Adha di lapangan terbuka atau di masjid atau musala pada daerah zona merah dan oranye ditiadakan. Adapun bagi daerah zona hijau, kata dia, boleh mengadakan sholat Idul Adha berjemaah namun tetap dengan protokol kesehatan ketat.

Khusus untuk penyembelihan hewan kurban, Cak Imin menambahkan, diperbolehkan dilaksanakan dalam waktu tiga hari, yakni tanggal 11, 12, dan 13 Zulhijah.

Selain itu, ia meminta untuk memastikan hewan kurban yang akan disembelih dalam kondisi sehat dan petugas penyembelih juga dipastikan sehat.

"Saya ingatkan kegiatan penyembelihan, pengulitan, pencacahan daging, dan pendistribusian daging kurban kepada warga masyarakat yang berhak menerima, wajib memerhatikan penerapan protokol 5M. Insyaallah ibadah Idul Adha ini bisa kita laksanakan dengan nyaman, tenang, dan bahagia," tukasnya.

(prf/ega)