Kasus 'Salah Bacok' Ojol di Tambora Jakbar, Pelaku Ditangkap

Karin Nur Secha - detikNews
Senin, 19 Jul 2021 13:19 WIB
Police line, garis polisi
Ilustrasi (Foto: Robby Bernardi/detikcom)
Jakarta -

Seorang driver ojol menjadi korban pembacokan di Tambora, Jakarta Barat. Seminggu setelah kejadian, salah satu pelaku akhirnya ditangkap polisi.

"Baru saja pelaku utama pembacokan driver ojol berhasil kami amankan di daerah Cilebut, Bogor," ujar Kapolsek Tambora Kompol M Faruk Rozi dalam keterangannya, Senin (19/7/2021).

Ada tiga pelaku yang diburu. Salah satu yang sudah ditangkap yakni AL.

Polisi berhasil mengetahui keberadaan pelaku berdasarkan keterangan para saksi. Kemudian setelah mengumpulkan sejumlah informasi, polisi melakukan pengejaran terhadap pelaku ke wilayah Cilebut, Bogor.

"Pelaku bersembunyi di rumah ibu tiri istrinya dari kejaran polisi selama 1 minggu lamanya setelah kejadian pembacokan tersebut," ungkap Faruk.

Sembunyikan Celurit di WC Umum

Kemudian, setelah ditangkap pelaku kemudian dimintai keterangan oleh petugas untuk menunjukkan barang bukti yang digunakan pelaku saat kejadian nahas tersebut berlangsung.

"Pelaku menyembunyikan senjata tajam jenis celurit di WC umum di kawasan Krukut, Taman Sari, Jakarta Barat," jelas Faruk.

Kini pelaku diamankan di Polsek Tambora. Atas perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 351 ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman pidana paling lama 7 tahun penjara.

Diberitakan sebelumnya, tiga orang hendak melakukan aksi balas dendam kepada seorang warga di wilayah Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat, Sabtu (10/7). Namun, salah seorang pelaku malah salah sasaran dengan membacok seorang pengemudi ojek online (ojol).

Video aksi balas dendam berujung salah bacok tersebut viral di media sosial. Dalam video yang beredar, terlihat salah seorang pelaku diamankan warga.

Disebutkan para pelaku datang ke lokasi untuk mencari seseorang yang sudah diincar. Namun, belum sempat bertemu dengan orang yang diincar, mereka malah cekcok dengan warga sekitar. Saat inilah pembacokan terjadi.

Pengemudi ojek online yang terkena bacok kini dirawat di RS Cipto Mangunkusumo (RSCM). Kondisinya dilaporkan kritis saat itu.

(mea/mea)